Memukur di Perasi Buyar, Sarana Upakara Ludes Duluan

Rabu, 09 November 2016 00:31 Nasional

Bagikan

Memukur di Perasi Buyar, Sarana Upakara Ludes Duluan
Bale dan sarana upakara untuk memukur masal di Banjar Perasi Tengah dilalap si jago merah. (Ist/SN)
Karangasem, Semetonnews - Niat untuk melangsungkan pitra yadnya masal oleh warga Pesemetonan Perti Sentana Shri Nararya Kresna Kepakisan, Selasa (8/11/2016) mendadak buyar. Penyebabnya, bale-bale berikut ribuan sarana upakara ludes terbakar.

Warga Banjar Perasi Tengah, Karangasem, hanya bisa mengelus dada atas kejadian tersebut. "Mungkin secara niskala ada yang kurang," kata salah satu warga. "Cuacanya memang panas, bisa saja bahan yang terbuat dari jerami dan bambu terbakar akibat terik matahari," duga warga lainnya.

Setidaknya ada 12 bangunan suci berupa bale-bale yang sedianya akan digunakan untuk upacara memukur enam hari lagi. Ada juga 457 pitra yang ikut ludes dalam peristiwa tersebut. Warga dan peserta memukur masal hanya bisa pasrah melihat api begitu cepat membesar dan tidak bisa berbuat banyak.

Reporter: VR Nugraha