Terlibat Perdagangan Manusia, Babe Bos Kafe Shinta Diadili

Rabu, 16 Maret 2016 18:55 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terlibat Perdagangan Manusia, Babe Bos Kafe Shinta Diadili
Ilustrasi (Semeton)
Denpasar, Semetonnews-I Made Saduarsa alias Babe yang didakwa melakukan tindak pidana perdagangan manusia akhirnya diadili di PN Denpasar. Tapi dalam menghadapi kasus ini, Babe tidak sendiri, dia bersama Elin Herlina alias Lina.

Dihadapan majelis hakim, IGN Parta Bargawa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gusti Ayu Rai Artini memaparkan, perbuatan yang dilakukan terdakwa Babe berawal pada Senin 16 Nopember 2015, di Kafe Shinta, Br Gegaran, Desa Baha, Mengwi, Badung.

Ditempat itu, Babe diduga melakukan perencanaan dan permufakatan jahat dengan saksi Entin Kartini alias RestiĀ  (terdakwa dalam berkas terpisah) yang berperan merekrut, hingga pemberangkatan, serta mengurus pembuatan KTP palsu.

Dalam pemufkatakan itu, terungkap, jika mereka berhasil merekrut, melapor ke terdakwa Babe dan Etin. Kemudian Etin mengurus keberangkatan dan membuat KTP Palsu mereka ke Bali. Bagi siapa saja yang berhasil merekrut, per orang akan mendapatkan komisi Rp 500 ribu yang diberikan oleh Babe.

Selama berada di Bali, orang-orang yang mereka rekrut ditempatkan di mess di Kafe Shinta dalam satu ruangan dan selanjutnya dipekerjakan sebagai waitress (pelayan) yang menemani minum para pelanggan kafe.

Mereka yang bekerja menandatangani kontrak satu tahun, jika putus kontrak mereka bayar Rp 1 juta per bulan dikalikan beberapa bulan sisa kontrak. Sementara itu, bagi yang dibawah umur dan dibuatkan KTP Palsu, dikenai biaya Rp 750 ribu per KTP.

Mereka bekerja dari pukul 20.00 sampai 04.00 pagi. Mereka dikunci dari luar, jendela dipalang kayu. Mereka dibukan pintu baru sekitar pukul 11.00 atau bisa sampai 15.00.

Penulis : Maria Gracia