Akhiri Kekecewaan PON, Kiper Bali Lepas Lajang

Jumat, 11 November 2016 17:35 Sosok

Bagikan

Akhiri Kekecewaan PON, Kiper Bali Lepas Lajang
I Putu Maruti Anggriawan (SN)
MASIH ingat dengan kiper tim sepakbola PON Bali, I Putu Maruti Anggriawan? Pastinya anda penggemar sepakbola, khususnya Bali tentu belum melupakan kisahnya pada PON XIX 2016 di Jabar, yang sudah berakhir sekitar dua bulan lalu. Betapa tidak, kiper yang yang seharusnya menjadi andalan Bali saat itu, diam-diam dicoret pelatih kepala Bali, AA. Bramastra dan dia digantikan kiper bermasalah, Putu Gede Bambang Arimbawa.

Dikatakan bermasalah, selain karena Bambang 'mencuri' umur karena dia kelahiran 1992, juga karena tidak masuk dalam 30 pemain (entry by name) yang didaftarkan Bali saat pra-PON. Sementara, pemain yang boleh ikut PON Jabar adalah kelahiran 1993. Ironisnya, Maruti baru dikasi pencoretannya saat tiba di Jabar.  Pastinya, Maruti kecewa berat.

Apalagi, dilihat dari prestasinya cukup mentereng hingga akhirnya dia direkrut masuk skuat PON. Dalam tiga kali membela Denpasar pada ajang Porprov Bali, Maruti menyumbangkan 2 emas dan 1 perak. Dua emas bahkan diraih berturut-turut pada Porprov Bali XI/2011 dan Porprov Bali XII/2015. Yang tak dia terima, Bambang yang jadi cadangan dirinya pada Porprov 2015 di Buleleng, justru jadi kiper pilihan untuk tim PON Bali. Sempat dia berontak dengan perlakuan yang dia terima, tetapi tetap tak bisa berbuat banyak.

Seiring perjalanan waktu, kekecewaan yang dia alami itu mulai menyusut. Bahkan berbalik jadi hari kebahagian tersendiri. Lho kok?, Karena Maruti baru saja melepas lajangnya setelah mempersunting gadis pujaannya, Ni Made Anggita Veranika S.Pd. Acara pawiwahan sudah dilangsungkan  Rabu (9/11) di tanah  leluhurnya, Desa Kedis, Busungbiu, Buleleng yang dilanjutkan dengan resepsi Kamis (10/11).

Vera, sapaan istrinya dikatakan Maruti memang asli Buleleng, tepatnya di Desa Liligundi. Tetapi dia lahir dan besar di Mataram Lombok. Vera  yang kelahiran 13 Mei 1994 merupakan si bungsu dari dua bersaudara pasangan Putu Ari Murti dengan Ni Nengah Sintha. , baru saja mengakhiri keliahnya  dengan sarjana pendidikan (S.Pd). ''Saya pacaran dengan dia (Vera) cukup lama, ya sekitar 1,5 tahun,'' imbuh Maruti.

Kiper yang juga seorang tentara dengan pangkat Pratu dan bertugas di Kikavser Tuban ini tampak sumringah menerima para tamu yang memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Tak terkecuali sejumlah pemain seangkatannya di Perseden maupun saat membela Denpasar pada ajang Porprov seperti Agus Kayun, Wijaya dan Sara. Hadir juga dedengkot (ketua umum) klub Damar Cakti, AA. Ngurah Garga Chandra Gupta alias Tu Rah Mantri, Supriyono (pengurus PSSI Denpasar) dll.

Apakah naik pelaminan ini gara-gara kekecewaan di PON XIX di Jabar? ''Tidaklah, pernikahan ini sudah saya rencanakan jauh-jauh hari. Saya bahagia sekarang, karena semuanya berjalan lancar,'' kata Maruti sambil mengenang kembali PON Jabar yang menurutnya sangat pahit. ''Kesempatan tampil di PON sudah habis, karena  PON kan pake batasan umur. Meski begitu, saya tetap akan menggeluti sepakbola. Hanya, beberapa hari ke depan mungkin berubah posisi, jadi striker yang siap membobol gawang istri dulu,'' candanya sambil tertawa renyah. Oke, selamat menempuh hidup baru Maruti...! 

Reporter : Maria Gracia