Terbukti Setubuhi Anak Kandungnya, Ahyar Dipenjara 17 Tahun

Selasa, 15 November 2016 21:01 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terbukti Setubuhi Anak Kandungnya, Ahyar Dipenjara 17 Tahun
Ahyar Safrudin alias Pak Bima saat mendengarkan putusan hakim (SN)
Denpasar,Semetonnews-Terdakwa kasus persetubuhan dan eksploitasi terhadap anak kandungnya, Ahyar Safrudin alias Pak Bima (41) akhirnya oleh majelis hakim PN Denpasar pimpinan Made Pasek divonis hukuman 17 tahun penjara. Dalam sidang, Selasa (15/11/2016) siang tadi, majelis hakim dalam amar putusanya menyatakan, terdakwa bersalah melakukan perbuatan cabul kepada anak kandung, melakukan persetubuhan dengan anak kandung, eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual terhadap anak.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selema 17 tahun,"kata Hakim dalam putusnya. Dalam amar putusnya, majelis juga sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Purwanti dkk yang menyatakan terdakwa telah melanggar Pasal 76 E jo Pasal 82 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002dan Pasal 71 I jo Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 (lebih subsider).

Dalam amar putusnya, majelis hakim juga mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringakan. Yang memberatka yaitu terdakwa Ahyar Safrudin pernah menjual anak kandungnya sendiri Tahun 2008, perbuatan terdakwa di luar batas moral manusia, karena kedua korban merupakan anak kandungnya sendiri yang seharusnya dijaga.

"Sedangkan hal yang meringankan yaitu terdakwa sopan dalam persidangan,"ujar Hakim Made Pasek. Selain divonis hukuman penjara, terdakwa oleh mejelis hakim juga diganjar dengan hukuman denda sebesar Rp Rp 1 miliar atau subsider 3 bulan penjara. 

Mendengar putusan itu, terdakwa yang didampingi pengacaranya Beny Hariyono menyatakan piker-pikir. Hal yang sama dinyatakan oleh JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana 20 tahun juga menyatakan piker-pikir. 

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi bejat Ahyar dimulai kepada anaknya berinisial S yang masih berusia 14 tahun sejak April 2015 lalu. Bahkan S sempat dicabuli ayahnya sendiri hingga hamil dan digugurkan. Tidak hanya itu, S juga dijula oleh Ahyar kepada teman-temannya seharga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Selain S, aksi bejat Ahyar yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini juga dilakukan kepada anaknya yang lain berinisial R yang masih berusia 9 tahun.

Reporter : Maria Gracia