Ratusan Simpatisan Aridus Penuhi PN Denpasar Saat Sidang Pra Peradilan

Senin, 21 November 2016 15:46 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ratusan Simpatisan Aridus Penuhi PN Denpasar Saat Sidang Pra Peradilan
Kuasa hukum Aridus menyerahkan materi pta pra peradilan. (Robi/Semetonnews.com)
Denpasar, Semetonnews - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, menggelar sidang pra peradilan atas ditetapkannya Made Sudira alias Aridus sebagai tersangka pada  Senin (21/11/2016). Permohonan Pra peradilan sendiri diajukan oleh kuasa hukum Aridus, usai kolumnis tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali dalam kasus dugaan pencemaran nama baik beberapa waktu lalu.

Sidang pra peradilan ini dipimpin oleh Hakim PN Denpasar Ketut Suarta. Pihak Aridus diwakili oleh puluhan penasehat hukum. Selain itu turut hadir ratusan simpatisan Aridus, antara lain Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika, kelompok masyarakat adat serta komponen mahasiswa dan jurnalis. 

Materi pra peradilan dibacakan secara bergantian oleh lima penashat hukum Aridus yaitu Agu Samijaya,SH., Suryatin Lijaya,SH., Valerai Libert Wangge,SH., Agustinus Nahak, SH., dan Yanuar Nahak, SH. Dalam materi pra peradilan kuasa hukum meminta hakim membatalkan penetapan Aridus sebagai tersangka. Pasalnya penetapan Aridus sebagai tersangka jelas-jelas tidak memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dari sisi pelapor dalam hal ini karo humas Pemerintah Provinsi Bali Dewa Gede Mahedra sesungguhnya tidak memiliki legal standing yang jelas sebagai pelapor. Sebab dalam postingan di Facebook oleh Made Sudira dengan nama akun Aridus Jiro, sama sekali tidak menyebutkan nama atau tempat tinggal Dewa Mahendra. Sehingga tampilnya Dewa Mahendra sebagai pelapor sama sekali tidak berdasar.

Selain membatalkan penetapan tersangka, tim penasehat hukum meminta agar pihak kepolisian tidak melakukan tindakan pro justicia apapun terhadap Aridus selama proses pra peradilan berlangsung. Baik itu pemanggilan, pemeriksaan atau tindakan hukum lainnya yang berkaitan dengan status Aridus sebagai tersangka.

"Kami minta jelas dulu, sepanjang belum ada kepastian hukum soal status tersangka kami minta penyidik tidak melakukan tindakan pri justicia baik dalam bentuk pemanggilandan pemeriksaan terhadap Aridus," kata Agus Samijaya.

Sementara itu sidang pra peradilan akan dilanjutkan pada Selasa (22/11/2016) di tempat yang sama dengan agende mendengarkan tanggapan Polda Bali selaku termohon.

Reporter  : Robinson Gamar