Mengaku Tidak Bersalah, Terdakwa Sarah Tak Terima Eksepsinya Ditolak

Jumat, 25 November 2016 00:06 Hukum & Kriminal

Bagikan

Mengaku Tidak Bersalah, Terdakwa Sarah Tak Terima Eksepsinya Ditolak
Terdakwa Sarah Connor (kiri) saat menjalani persidangan di PN Denpasar (SN)
Denpasar,Semetonnews- Sarah Connor (45), salah satu terdakwa kasus pembunuhan polisi bernama Aipda Wayan Sudarsa (53) tidak terima eksepsinya ditolak oleh majelis hakim pimpinan Made Pasek pada sidang, Kamis (24/11) siang tadi. Wargan negara Australia itu tetap ngotot tidak bersalah dalam kasus yang pembunuhan itu.

"Dari pemeriksana pertama, Sarah memang mengaku tidak bersalah. Karena itu dia tidak terima eksepsi yang kami ajukan ditolak majelis hakim,"kata kuasa hukum Sarah, Erwin Siregar yang ditemui usai sidang.

Sementara itu dalam amar putusan sela, hakim menyatakan menolak eksepsi yang diajukan oleh terdakwa, menyatakan dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) AA. Jayalantara dkk., sudah cermat dan sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara menyinggung soal eksepsi terdakwa yang menyebut dakwaan jaksa hanya imajinatif, majelis hakim berpedapat lain. Majelis berpendapat, tidak mungkin jaksa membuat dakwaan imajinatif atau hanya karangan karena jaksa tidak mungkin mengenal terdakwa sebelum ada kasus pembunuhan.

Selain itu, terdakwa Sarah tidak bersalah dakam kasus ini yang juga termuat dalam eksepsi yang diajukan, hakim menilai itu sudah masuk pokok perkara yang harus dibuktikan dalam persidangan."Menolak eksepsi yang diajukan terdakwa dan memerintahkan jaksa untuk melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi,"tegas Hakim Made Pasek dalam amar putusanya.

Atas putusan itu, Erwin mengatakan, meski terdakwa Sarah tidak menerima, tapi karena sidang harus tetap digelar, pihaknya meminta jaksa bisa mengkomunikasikan soal siapa saja saksi yang akan dipanggil."Yang kami ingin, kami tahu siapa saksi yang akan dihadirkan, jadi kami bisa siap-siap,"harapnya.

Selain itu, Erwin juga meminta agar jaksa dalam memanggil saksi dilakukan secara berurutan atau sesuai dengan nomor urut yang tertuang dalam BAP."Maksudnya jangan sampai hari ini jaksa panggil saksi nomor 1, lalu besok panggil saksi nomor 20, kalau bisa saksi yang dipanggil itu sesuai dengan nomor urutnya,"pungkas pengacara asal Medan itu.

Untuk memperkuat dalil bahwa Sarah Connor tidak bersalah dalam kasus ini, Erwin mengatakan pihaknya akan terbang ke Australia untuk menjemput saksi. Saksi ini, kata Erwin adalah saksi yang mendengar ada orang berteriak dari arah tempat kejadian saat kajadian.(SN)