Eco Tourism Konsep Yang Tepat Untuk Pembangunan Nusa Penida

Sabtu, 26 November 2016 17:58 Wisata

Bagikan

Eco Tourism Konsep Yang Tepat Untuk Pembangunan Nusa Penida
Nusa Penida Blue Paradise Island ( dok- SN)
Nusa Penida, Semetonnews - Pembangunan pariwisata Bali tidak elok jika hanya dilakukan top down, artinya pembangunan parsitipatif merupakan solusi yang dinanti warga. Warga Nusa Penida, sangat berharap kunjungan Gubenur Bali  serta unsur Kementrian membawa angin segar bagi perubahan kondisi di Nusa Penida. 

Made Satria salah satu enterpreneur properti di Bali yang juga warga asli Nusa, ia memiliki pendapat atas pembangunan daerahnya, dari aspek pembangunan  menurutnya Nusa Penida memiliki kearifan lokal sendiri sehingga pembangunan Nusa penida dengan konsep eco tourism, " saya tidak mau seperti Kuta, disana keburu maju, infrastruktur nya tanpa didesign dengan baik, akibatnya semerawut, kemacetan, dan tingkat kriminalitas tinggi,  bila kita mengembangkan Nusa Penida harus terkonsep dengan baik, sosialisasi dan keterlibatan warga masyarakat Nusa Penida harus dilakukan," ungkapnya.

Satria menambahkan, Nusa Penida secara geografis memiliki titik religius yang hingga kini menjadi lokasi religius warga Hindu , dan harus tetap dipertahankan, kendati pun pembangunan harus dilakukan namun tidak boleh mengurangi kesakralan lokasi lokasi suci yang dipergunakan sebagai sarana religi baik dengan perkembangan jaman, "kalau mengembangkan Nusa penida disektor pariwisata proyek itu tidak merusak lingkungan, misal eco hotel resort, tidak mencemari lingkungan , eco Green, dia ramah lingkungan, adapun lokasi persembahyangan pun harus ada konsep religi yang dibangun," ungkapnya.

"Nusa Penida adalah daerah terisolir, jangan sampai ketika maju pengaruh negatif menggerus kearifan lokal yang ada, dan itu tugas pemerintah, " jelasnya

Infrastruktur juga banyak dikeluhkan ketika banyak investor datang ke Nusa Penida, padahal Infrastruktur dasar yang menunjang pariwisata Nusa Penida salah satunya jalan, meski jalanan telah di hotmix namun jalan pun masih sempit perlu dilebarkan.

Selain infrastruktur jalan,  energi listrik di Nusa Penida saat ini masih menggunakan genset sehingga kadang kadang terjadi pemadaman bergilir.  Warga juga masih merasa kesulitan air untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. 

Sementara itu Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, dalam rapat terbatas, menyampaikan ia mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat, "agar pembangunan infrastruktur yang direncanakan di Pulau Nusa Penida dipercepat guna memenuhi kebutuhan warga Nusa Penida serta para Turis yg datang di Nusa Penida." ucap Bupati. 

Suwirta juga mengatakan pihaknya terkendala peralatan," Klungkung sedang memperbaiki Jembatan Kuning/jembatan Cinta yg diperkirakan selesai bulan Desember 2016 namun karena keterbatasan alat ataupun tenaga ahli sehingga diperkirakan selesai bulan Januari 2017. (SN)