Saksi Sebut, Ada Noda Darah Dibaju Terdakwa

Kamis, 01 Desember 2016 15:12 Hukum & Kriminal

Bagikan

Saksi Sebut, Ada Noda Darah Dibaju Terdakwa
Sarah Connor (kanan) saat menjalani persidangan di PN Denpasar
Denpasar,Semetonnews-Sidang kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sarah Connor, Kamis (1/12) kembali dilanjutkan. Sidang masuk pada agenda pemeriksaan saksi. Ada lima orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) AAN Jayalantara dan Oka Ariani. Mereka adalah Samuel Yohanes, Putu Rika Agustini,  Zainal Raki, Gede Suarsana, dan  Gunawan.

Gede Suarsana yang berprofesi sebagai tukang ojek diperiksa lebih awal. Didapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, saksi mengatakan pertama kali bertemu dengan terdakwa saat dia melintas di pantai Kuta, 17 Agustus 2016 Dini hari. Saat tiba di depan Hotel Pullman, saksi diberhentikan oleh sorang supir taksi.

"Saat saya berhenti, saya melihat seorang perempuan dengan baju kaos yang ada noda darah,"terang saksi. Disebut pula, saat itu seorang wanita yang diketahui adalah terdakwa Sarah, meminta kepada saksi untuk mengantarkanya ke kantor polisi."Wanita itu (Sarah) meminta saya untuk mengantar ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan sebuah tas,"beber saksi.

Tapi, saat terdakwa Sarah hendak naik ke motornya, saksi yang mengaku trauma melihat darah langsung meninggalkan sarah. "Saat terdakwa berbicara dengan saksi, apa saksi melihat orang lain,"tanya hakim yang dijawab saksi melihat sorang pria berambut gimbal sedang mencari-cari sesutu."Tapi saya tidak sempat berkomukasi dengan lelaki itu. Saya hanya lihat dia mencari sesuai,"jawab saksi.

Usai meninggalkan terdakwa, saksi lalu bertemu dengan seorang pria bernama Gunawan. Kepada Gunawan, saksi menuturkan apa yang dilhat saat diberhentikan oleh sopir taksi. Setelah melaporkan kepada Gunawan, saksi mengaku kembali ketempat dimana dia bertemu dengan terdakwa Sarah.

Saat tiba kembali di depan Hotel Pullman, saksi bertemu dengan sopir taksi yang memberhentikanya."Sopir taksi bilang Sarah sudah sudah melaporkan ke kantor polisi,"ungkap saksi. Keterangan saksi yang melihat ada bercak darah dibaju terdakwa langsung dibantah oleh terdakwa.

Terdakwa malalui penerjemahnya mengatakan, yang ada dibajunya bukanlah darah, tapi pasir."Dibaju saya tidak ada darah, yang ada cuma pasir,"kata terdakwa sebagaimana diterjamahkan oleh penerjemahnya. (SN)