Saksi Sebut Saat Menyewa Motor Kondisi Sarah Acak-Acakan

Selasa, 06 Desember 2016 20:44 Hukum & Kriminal

Bagikan

Saksi Sebut Saat Menyewa Motor Kondisi Sarah Acak-Acakan
I Nengah Astika saat bersaksi di PN Denpasar (SN)
Denpasar,Semetonnews-Selain memeriksa Heri Sansongko dalam sidang kasus pembunuhan Polisi bernama Aipda Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sarah Connor, majelis hakim pimpinan Made Pasek juga memeriksa dua saksi lainya, I Nengah Astika dan Gusti Nyoman Suteja. 

Dihadapan majelis hakim, jaksa, dan tim kuasa hukum Sarah Connor, saksi I Nengah Astika alias atau yang akrab disapa  Pak Ngah yang memiliku usaha penyewaan sepeda motor membenarkan bila terdakwa Sarah bersama David telah menyewa sepeda motor miliknya.

Saksi meski tidak menyebut nama Sarah, tapi dia membenarkan bila yang datang menyewa motornya adalah Sarah dan pasanganya, David James Taylor yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini."Mereka (David dan Sarah) menyewa hanya sehari,"kata Pak Ngah. Disebut pula, keduanya datang menyewa tanggal 19 Agustus 2016 atau tepatnya dua hari setelah kasus pembunuhan.

"Apakah benar terdakwa ini yang datang bersama seorang pria berambut gimbal,"tanya hakim kepada saksi semberi mennjuk terdakwa."Saya tidak ingat yang mulia,"jawab saksi."Kok bisa tidak ingat, coba lihat baik-baik,"tanya hakim menegaskan. "Memang mirib yang mulai, hanya yang ini (Sarah) terlihat lebih bersih dan terawat. Waktu menyewa motor kondisinya tidak seperti sekarang, acak-acakan dan kumal,"sebut saksi. 

"Atas nama siapa mereka menyewa motor,"tanya hakim yang dijawab saksi atas nama David James Taylor."Saat menyewa, David mengaku mereka tinggal di salah satu home stay di dekat pantai,"imbuh saksi. 
 
Saksi berikutnya yang dimintai keterangan adala seorang anggota polisi bernama Gusti Nyoman Suteja. Saksi menuturkan, dia adalah petugas yang menangkap David saat berada di konsulat Australia. Saksi menyebut, sejak kejadian (pembunuhan) dan mendapatkan ciri-ciri pelaku, saksi bersama rekanya diberi tugas mengamati konsulat Australia. 

"Saat kami melakukan pengamatan, kami melihat laki-laki yang ciri-cirinya persis seperti apa yang kami dapat ada di depan konsulat Australia. Kami langsung menghampiri pria tersebut dan menyerahkan kepada pimpinan kami,"jelas saksi polisi. "Apakah saat itu saksi melihat terdakwa Sarah,"tanya hakim yang dijawab saksi tidak melihat Sarah."Kami hanya mengamankan David,"kata Saksi.
 
Diterangkanya, sepengetahuan saksi, Sarah tidak ditangkap, melainkan diantar oleh straf dari konsulat ke Polda Bali."Kami hanya mengamankan David, sedangkan terdakwa Sarah setahu kami diantar oleh staf konsulat ke Polda Bali,"pungkasnya."Berarti tidak pernah dilakukan penangkapan terhadap Sarah,"tanya Erwin Siregar, pengacara terdakwa Sarah menegaskan yang dijawab iya oleh saksi. (SN)