Kejari Denpasar Bidik Soal Tata Ruang Level 21 Mall

Selasa, 06 Desember 2016 20:57 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kejari Denpasar Bidik Soal Tata Ruang Level 21 Mall
Kajari Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri (SN)
Denpasar,Semetonnews-Keberadaan Level 21 Mall terus mendapat sorotan dari berbagai pihak, baik itu urusan perijinan maupun terkait dugaan adanya pelanggaran tata ruang. Atas hal itu, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali telah memanggil Plt Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP&PM) yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP), I Made Kusuma Diputra, belum lama ini.
 
Saat itu, Kusuma Diputra dengan tegas mengatakan tidak ada pelanggaran perizinan yang dilakukan oleh managemen Level 21 Mall. Meski begitu, ORI Bali hingga berita ini ditulis belum menyebut apakah hasil pertemuanya dengan Kusuma Diputra apakah ada temuan atau tidak.

Sementara Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang juga mulai melirik persoalan yang muncul, juga masih belum berani bicara banyak. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri yang ditemui di Kejari Denpasar, Senin (6/12/2016) siang mengatakan, memerintahkan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) untuk turun mengecek langsung apa yang menjadi persoalan di Level 21 Mall.

"Saya minta Kasi Intel untuk mengek langsung,"kata Erna. Namun, Erna mengatakan, apabila nanti dalam penelurusuran ditemukan adanya dugaan pelanggaran perijinan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengusutnya."Kalau ditemukan ada pelanggaran ijin, kami tidak bisa berbuat banyak karena itu bukan kewenangan Kejaksaan,"tegasnya. 

Tapi, dikatakan Erna apabila dalam penelusuran nanti ditemukan adanya pelanggaran terkait tata ruang, maka pihaknya bisa menindaklanjuti."Kalau ada pelanggaran tata ruang, kami bisa bisa menindaklanjuti,"pungkasnya. Karena itu, apapun hasilnya semua tergantung penelusurin tim intel Kejari Denpasar. 
 
Seperti diberitakan, selain bangunan Level 21 Mall yang menyalahi Perda yang mengatur tentang sepadan bangunan belakang dan samping maupun bangunan lebih dibagian barat, diduga mencaplok bahu jalan Pulau Seram juga beroperasinya bioskop diduga menyalahi Perwali Kota Denpasar.

Namun, hal itu dibantah oleh Kadek Kusuma Diputra yang mengatakan bahwa, bisokop yang ada di Level 21 Mall, tidak bertentangan dengan Perwali No. 31 Tahun 2016. Menurutnya, perijinan bioskop tersebut telah menjadi satu dengan proses pengajuan IMB. (SN)