Sekaa Teruna Teruni Kerti Dharma Nyatakan Penolakan Reklamasi Teluk Benoa

Rabu, 07 Desember 2016 08:52 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Sekaa Teruna Teruni Kerti Dharma Nyatakan Penolakan Reklamasi Teluk Benoa
STT Kerti Darma (forBali-SN)

Badung, Semetonnews-Suara penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa terus bergema dari Banjar ke Banjar. Nuansa penolakan reklamasi Teluk Benoa sangat terasa di dalam perayaan ulang tahun yang ke-10 Sekaa Teruna Teruni Kerti Dharma, Banjar Telugtug, Desa Adat Carang Sari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Secara geografis, Banjar Telugtug berada di wilayah dataran tinggi Badung Utara.


Memasuki jalan menuju Balai Banjar Telugtug warga yang akan menghadir perayaan ulang tahun sudah disambut dengan bendera tolak reklamasi dan sesampainya di Balai Banjar juga disambut spanduk penolakan reklamasi Teluk Benoa terpasang "Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa, Batalkan Perpres No. 51 Tahun 2014, Jangan Rusak Kawasan Suci Teluk Benoa Dengan Proyek Reklamasi, Rakyat Bali Menolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa".

Bersamaan dengan Perayaan ulang tahunnya, STT Kerti Dharma dan Banjar Telugtug juga menyatakan penolakannya terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa.


Penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa disampaikan I Wayan Edi Parwita, Ketua STT Kerti Dharma yang membacakan pernyataan sikapnya di dampingi Klian Banjar Telugtug. Di dalam pernyataan sikapnya, Pihaknya menyatakan menolak dengan tegas rencana reklamasi Teluk Benoa. "Sekaa Teruna Teruni Kerti Dharma Banjar Telugtug, Carang Sari berdasarkan hasil rapat dengan seluruh anggota Sekaa Teruna Kerti Dharma dengan tegas menolak mega proyek reklamasi Teluk Benoa dan meminta pembatalan Perpres No. 51 Tahun 2014" ujar Edi, Selasa (06/12/2016).

Senada dengan Pemuda Adatnya, Kelihan Adat Banjar Telugtug I Ketut Sudama juga mengecam rencana reklamasi Teluk Benoa. Di depan ratusan warganya Sudama menyampaikan orasinya. Menurutnya Investor rakus terus berupaya merongrong Bali yang menyebabkan terancamnya adat, budaya dan lingkungan Bali.

"Jangan biarkan investor rakus merongrong pulau Bali. maka dari itu kami Banjar Telugtug ikut serta menyatakan penolakan reklamasi Teluk Benoa" ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kelihan Dinas Banjar Telugtug. Ia menyampaikan komitmen Banjarnya yang konsiten untuk menolak reklamasi Teluk Benoa "Kami akan terus konsiten untuk menolak reklamasi Teluk Benoa" kata I Made Suandika.

"Kami berharap perjuangan rakyat Bali mendapatkan hasil yang terbaik dan Perpres No. 51 Tahun 2014 segera dibatalkan" ujar Suandika.

Panggung seni dalam ulang tahun sekaligus deklarasi penolakan reklamasi oleh STT. Kerti Dharma dan Banjar Telugtug dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai aliran seni baik tari-tarian, Bondres (lawak Bali) maupun penampilan dari Musisi Bali tolak reklamasi Teluk Benoa, salah satunya musisi Bali, Ray Peni.(rls/SN)


Reporter : Hariz Ibrahim