Usai Sidang, Rizal Akbar Mengaku Optimis Patra Bebas

Jumat, 09 Desember 2016 00:27 Hukum & Kriminal

Bagikan

Usai Sidang, Rizal Akbar Mengaku Optimis Patra Bebas
Terdakwa Gusti Made Patra didampingi kuasa hukumnya, Rizal Akbar Maya Poetra (SN)
Denpasar,Semetonnews-Sidang kasus dugaan mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar, Rabu (7/12/2016) lalu sudah masuk pada agenda pemeriksaan saksi. Tiga wakil rakyat masing-masing Eko Supriadi (ketua komisi B), Kadek Agus Aryawibawa (ketua komisi C, dan Wayan Sugiarta (ketua komisi D) periode 2014.

Dalam kesaksianya, secara mengejutkan ketiga saksi mengatakan tidak pernah mengetahui adanya mark up harga hotel meski sudah berkali-kali melakukan perjalanan dinas. Ketiganya mengaku baru mengetahui adanya mark up setelah dipanggil penyidik kejaksaan untuk dimintai keterangan. 

Selain itu, ketiga saksi juga kompak mengatakan tidak tahu apa kesalahan terdakwa Gusti Made Patra. Hal ini langsung direspon oleh tim kuasa hukum terdakwa, Rizal Akbar dan Suroso. Usai sidang, Rizal akbar kepada wartawan mengatakan, dari keterangan ketiga saksi, terlihat jelas bahwa Patra tidak pantas dijadikan terdakwa.

"Buktinya dari sidang ini belum terungkap jelas apa kesalan klein kami hingga menjadi terdakwa,"ujar Rizal Akbar. Memang dari pantauan, pesidangan yang dipimpin Hakim Sutrisno itu lebih banyak membahas soal mark up harga hotel, yang bisa jadi bukan dilakukan oleh terdakwa Patra. 

Karena itu, Rizal Akbar dengan gamblang mengatakan optimis bila kelienya akan divonis bebas oleh majelis hakim tipikor."Dari fakta yang ada, saya yakin klien kami bebas. Sejuah ini belum ada terlihat apa peran terdakwa dan kesalahan apa yang diperbuatnya hingga klien kami jadi terdakwa,"pungkasnya.MG/SN