Perempuan asal Bali Ini Terpilih Jadi Kades di Nusa Tenggara Timur

Senin, 19 Desember 2016 15:30 Politik

Bagikan

Perempuan asal Bali Ini Terpilih Jadi Kades di Nusa Tenggara Timur
Gusti Ayu Kadek Sri Astuti usai dilantik sebagi kades (ist)
Denpasar, Semetonnews - Gusti Ayu Kadek Sri Astuti, perempuan asal desa Brambang, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali terpilih
sebagai kepala desa (Kades) di desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Rii Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Walau jauh dari tanah kelahirannya, Kadek justru dipercaya warga Satar Ngkeling untuk memimpin desa tersebut untuk periode 2016-2022. 

Dihubungi Semetonnews.com, Kadek mengaku bangga terpilih sebagai satu-satunya kades perempuan di Manggarai. Apalagi itu terjadi di Manggarai yang bukan tanah kelahirannya. "Sejujurnya saya bahagia sekali dipercaya warga Satar Ngkeling jadi kepala desa," kata Kadek, Senin (19/12/2016). 

Dorongan untuk jadi kades datang dari keprihatinannya melihat kondisi desa. Karena itu sejumlah sektor yang dianggap penting akan menjadi perhatiannya dalam masa kepepmimpinan 6 tahun mendatang sampai tahun 2022. Dengan otonomi desa Kadek akan mengoptimalkan pemanfaatan Anggaran Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

"Saya bertekad meningkatkan kesejahteraan warga desa Satar Ngkeling. Bidang yang perlu mendapat perhatian adalah pertanian, industri, pendidikan dan bidang-bidang lainnya," tutur Kadek.

Kadek terpilih sebagai kades Satar Ngkeling melalui proses pemilihan langsung yang sangat ketat pada 1 November 2016 lalu. Kadek harus bersaing dengan 4 calon lain memperebutkan 1.277 suara. Secara dramatis Kadek unggul dengan perolehan 368 suara. Padahal Kadek satu-satunya calon perempuan yang ikut bertarung.

Usai terpilih dalam Pilkades, Kadek bersama sejumlah kades terpilih lainnya dilantik secara serentak bersama 41 kades dari desa lainnnya oleh bupati Manggarai Kamelus Deno di Ruteng, Manggarai pada Senin (19/12/3016). Gusti Ayu Kadek Sri Astuti sendiri lahir di desa Brambang, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Lahir pada 10 Maret 1980 Kadek dipersunting oleh Agustinus Rame, anggota TNI asal Satar Ngkeling, Manggarai.  Pada tahun 2012 lalu mereka kemudian memutuskan pindah ke Mangggarai dan langsung menentap di desa Satar Ngkeling. Kini mereka dikaruniai 2 orang putra. 

Sementara itu Kabag Humas Pememrintah kabupaten Manggarai Sipri Jamun menyambut baik terpilihnya Kadek sebagai satu-satunya kades perempuan. Menurutnya latar belakang suku bukanlah sesuatu yang harus dipersoalkan. 

"Prinsipnya di Manggarai tidak akan beda-bedakan suku atau agama. Sepanjang memenuhi syarat sesuai aturan silahkan mencalonkan diri," kata Sipri. Karena itu besar harapan Sipri Kadek bisa menunjukan kinerja selama 6 tahun ke depan.  Apalagi Kadek adalah orang Bali yang tentu punya bekal pengetahuan yang berbeda dengan kades lain.

"Ibu Kadek ini kan asal Bali, semoga beliau bisa memberikan cara pandang dan wawasan baru dalam membangun desa," pungkas Sipri.



Reporter   : Robinson Gamar