Polisi Kembali Periksa Aktivis ForBALI, Tidak Ada Skenario Penurunan Bendera

Selasa, 20 Desember 2016 14:58 Hukum & Kriminal

Bagikan

Polisi Kembali Periksa Aktivis ForBALI, Tidak Ada Skenario Penurunan Bendera
Tim Kuasa Hukum ForBALI, Made Ariel Suardana Usai Mendampingi Pemeriksaan Aktivis FOrBALI, Selasa (20/12) (Nike-SN)

Denpasar, Semetonnews - Pemeriksaan terhadap aktivis ForBALI kembali dilakukan, Polisi memeriksa I Gusti Putu Dharmawijaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan lambang negara.

Sebelumnya, I Gusti Putu Dharmawijaya pernah dua kali di periksa oleh penyidik, dalam pemeriksaan yang ketiga ini penyidik memberikan 5 point pertanyaan, diantaranya seputar keberadaan dan posisi tersangka pada saat bendera itu diturunkan. 

Penyidik turut serta menghadirkan saksi lain yakni I Wayan Gendo Suardana, Koordinator ForBALI. Pertanyaan yang dilontarkan juga tidak jauh berbeda dengan apa yang ditanyakan terhadap tersangka.

Selain penyidik menanyakan seputar keberadaan dan posisi Gendo,  penyidik juga bertanya apalah ada skenario atau intruksi penurunan dan pemasangan Bendera, menurut Gendo hal itu tidak pernah ada, “ tidak ada sama sekali dari ForBALI mengintruksikan untuk menaikan bendera ForBALI dan dipasang di bawah bendera Merah Putih," kata Gendo.

Sementara, Gung Omlet sendiri menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa yang menaikan bendera ForBali dipasang dibawah Bendera Merah Putih, “ Polisi memeriksa tersangka dengan lima pointer pertanyaan seputar penurunan Bendera, posisi saya itu datang justru untuk membantu saat petugas menurunkan bendera, dan posisi bendera sudah ada di bawah, saya tidak tau siapa yang menaikan dan menurunkan,” paparnya.


Sebelumnya I Gusti Putu Darmawijaya (27), ditangkap Polda Bali Rabu (7/9/2016). Gung Omlet adalah warga Banjar Lebah, Sumerta, ia ditangkap saat bekerja di hotel Pukul 21.00, bertepatan Hari Raya Galungan. Dia dijadikan tersangka malam itu juga atas dasar barang bukti photo yang dikantongi oleh Petugas. (SN)



Reporter : Wawan Nike