Rai Mantra : Yoga Sebagai Pemersatu Pikiran Jiwa dan Fisik

Selasa, 20 Desember 2016 19:40 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Rai Mantra : Yoga Sebagai Pemersatu Pikiran Jiwa dan Fisik
Walikota Denpasar, Rai Mantra, Saat berikan Sambutan Workshop Yoga, Selasa(20/12)(ist/SN)
Denpasar, Semetonnews-Memperingati hari ibu serta meningkatkan keterampilan motorik, guru dan anak TK sesuai dengan kurikulum PAUD 2013, maka Ikatan Guru Taman Kanan-kanan Indonesia (IGTKI) PGRI Provinsi  Bali bekerjasama dengan Yayasan Markandeya Yoga menggelar Workshop Yoga di Pasraman Markandeya Yoga Jalan Hayam Wuruk Denpasar dari tanggal 20 hingga 23 Desember 2016 mendatang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra Selasa (20/12). Pembukaan Workshop juga dihadiri Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dan Ketua DPD GOPTIKI Provinsi Bali dan Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara. 




Dalam kesempatan ini Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, yoga sangat penting untuk penyatuan antara pikiran, jiwa dan fisik. Dalam jaman globalisasi seperti saat ini anak-anak sangat mudah mengakses informasi. Dengan melakukan pelatihan yoga seperti saat ini maka anak-anak bisa melatih logika pikirannya dengan baik. Sehingga bisa membedakan yang benar dan yang salah. Tidak hanya itu dalam yoga jiwa menjadi tenang dan fisik pun menjadi sehat dan bodi berbentuk ideal.



Rai Mantra juga mengatakan, yoga menjadi pendidikan karakter untuk kedepan, maka dari itu ia  menggemakan yoga ini semenjak dini baik dari TK hingga SMA. Banyaknya manfaat pendidikan yoga maka dari  Rai Mantra meminta agar masyarakat memandang yoga itu dari segi kesehatan dan jangan melihat dari segi agama. Dengan seperti itu maka pendidikan yoga bisa semua menerapkannya. ‘’Karena hasil akhir dari yoga itu adalah pikiran jiwa dan fisik bisa menyatu. Menyatunya pikiran, jiwa dan fisik sehingga  mempunyai pertimbangan pikiran logika yang cerdas sesuai dengan jaman seperti saat ini ,’’ ujar Rai Mantra.

Jaman globalisasi saat ini jika pikiran anak- anak dibiarkan dan tidak di imbangkan dengan ajaran yoga maka akan sangat membahayakan masa depan mereka . Menghindari anak-anak dari pikiran yang kurang baik maka dari empat tahun lalu Pemerintah Kota Denpasar telah berkomitmen untuk memberikan pelatihan yoga kepada anak-anak TK hingga SMA yang ada di Kota Denpasar.

Sementara Ketua IGTKI PGRI Provinsi Bali Cok Istri Minggu Watini mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendidik anak-anak bangsa khususnya taman kanak-kanak sesuai dengan kurikulum 2013 PAUD. Dimana dalam kurikulum itu  ada pengembangan sosial emosional anak, moral nilai agama dan motoriknya.

Yoga juga dapat melatih pikiran anak-anak menjadi stabil. Maka pihaknya menyelenggarakan workshop yoga kepada guru-guru TK seluruh Bali.  Dengan mengambil tema ‘’Pentingnya yoga dalam pengendalian diri untuk meningkatkan kesehatan mental jasmani guru dan anak taman kanak-kanak,’’. Dengan workshop ini diselenggarakan maka diharapkan dapat  meningkatkan pengembangan sosial emosional Guru dan Anak TK, serta meningkatkan kesehatan mental jasmani guru dan anak TK.

Tidak hanya itu pihaknya juga mengharapkan kegiatan yoga ini agar dilanjutkan secara rutin dan berkesinambungan dan hasil yang didapat supaya diimplementasikan melalui pembelajaran di lembaga masing-masing.  Lebih lanjut dikatakan, dalam kegiatan ini diikuti oleh 120 guru TK seluruh Bali. Semua peserta ini juga akan mengikuti Bali Yoga Festival yang diselenggarakan di Lapangan Lumintang Denpasar(Rls-SN)