Ormas PBB Bantu Seragam Sekolah dan Alat Tulis Untuk Anak Korban Penggusuran di Kampung Bugis

Sabtu, 07 Januari 2017 20:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ormas PBB Bantu Seragam Sekolah dan Alat Tulis Untuk Anak Korban Penggusuran di Kampung Bugis
Selain memberikan bantuan terhadap anak korban penggusuran, Ormas PBB juga memberi bantuan kepada bendesa adat Tonja (Ist/SN)
Denpasar,Semetonnews-Puluhan anak-anak korban penggusuran di Kampung Bugis, Serangan, Denpasar Selatan yang sejak beberapa hari terakhir tidak bisa sekolah karena kehilangan seragam dan alat tulis kini bisa tersenyum. Salah satu ormas besar di Bali, yaitu Pemuda Bali Bersatu (PBB) turut bersimpati dengan memberikan bantuan berupa seragam dan alat tulis. Hal ini dengan tujuan agar anak-anak dapat kembali bersekolah. 

Bantuan seragam dan alat tulis untuk anak korban penggusuran di Kampung Bugis, Serangan ini diserahkan langsung oleh Ketua Harian PBB, Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah pada Sabtu (7/1/2017) di tenda pengungsian di Lapangan Made Bulit, Serangan, Denpasar. Usai memberikan bantuan, De Gadjah yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar mengatakan bantuan ini merupakan spontanitas dari PBB untuk membantu meringankan warga Kampung Bugis khususnya anak-anak yang menjadi korban penggusuran pada Selasa (3/1/2017) lalu.

Bantuan yang diberikan diantaranya seragam sekolah, sepatu dan alat tulis untuk sekitar 40 anak-anak korban penggusuran. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan warga khususnya anak-anak supaya bisa kembali sekolah,” ujar De Gadjah didampingi jajaran pengurus PBB.

De Gadjah menambahkan selain memeberikan bantuan seragam dan alat tulis, dirinya juga sudah melakukan kordinasi dengan psikiater dari RS Wangaya dan RS Sanglah untuk bisa memberikan pendampingan kepada anak-anak korban penggusuran ini. 

Politisi Gerindra ini mengatakan yang terpenting sekarang adalah bagaimana bisa menghilangkan trauma anak-anak pasca penggusuran yang diwarnai aksi bentrok warga dan polisi. Salah satu anak korban penggusuran bernama Galang mengatakan sejak terjadi penggusuran, dirinya dan beberapa temannya tidak bisa masuk sekolah karena kehilangan seragam dan alat tulis. Siswa kelas IV di SD 3 Serangan ini mengatakan senang mendapat bantuan dan berharap bisa segera kembali ke sekolah. 

Selain memberikan bantuan ke Kampung Bugis Serangan, pada hari yang sama PBB juga melakukan bakti sosial ke Pura Taman Beji, Tonja, Denpasar Timur yang beberapa waktu lalu dihempas banjir. Dalam kesempatan tersebut, PBB juga memberikan bantuan satu pelinggih yang diterima langsung oleh Bendesa Tonja, I Made Sudarsana.MG/SN