Selamat Bli Pasek, Mengemban Tugas Baru Waketum Partai Hanura

Jumat, 13 Januari 2017 03:28 Politik

Bagikan

Selamat Bli Pasek, Mengemban Tugas Baru Waketum Partai Hanura
Gede Pasek Suardika, Waketum Partai Hanura, (dok-SN)
Jakarta, Semetonnews - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengumumkan Syarifudin Sudding menjadi sekretaris jenderal (Sekjen) Hanura dalam kepengurusan yang baru.

"Jadi saya sudah dapat keputusan dari ketua formatur Pak Wiranto bahwa Sekjen Hanura Syarifudin Sudding," kata OSO di Jakarta, Kamis (12/1/2017) seperti diberitakan Teropong Senayan.

Lebih lanjut OSO menjelaskan, posisi Gede Pasek Suardika berada sebagai Wakil Ketua Umum. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ada beberapa orang yang akan duduk di posisi Waketum seperti Nurdin Tampubolon, Daryatmo, Benny Pasaribu, Saleh Husein dan Wishnu Dewanto.

OSO menegaskan, sejatinya dalam kepengurusannya tidak membedakan antara orang baru dan orang lama.

"Jadi ini gabungan dari yang lama maupun yang baru. Dan sejak saya memimpin maka tidak ada lagi perbedaan semua bersatu untuk membesarkan partai," ungkapnya.

Wakil ketua MPR RI ini juga menegaskan, semua bersatu dan bekerja keras untuk bersama-sama membesarkan partai.

Ia optimis, partainya akan lebih dinamis dengan bergabungnya banyak tokoh-tokoh baik dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maupun tokoh-tokoh lainnya.


Sementara Gede Pasek Suardika, dalam Status yang diunggah di akun facebooknya, menyampaikan rasa syukur dan mohon doa restu kepada warga Bali secara keseluruhan,  atas kepercayaan yang diembannya :

Hari ini menjadi babak baru bagi saya sebagai politisi yang berasal dari kalangan minoritas di Indonesia, baik dari suku maupun agama bisa dipercaya menduduki jabatan wakil ketua umum sebuah parpol nasional. 

Tentu sebuah kepercayaan berat dan juga tantangan berat untuk menjawab dengan kerja nyata. Sebab seingat saya dalam sejarah parpol di Indonesia, belum pernah ada politisi dari Bali dan beragama Hindu bisa dipercaya dg jabatan politik di partai seperti yang harus saya emban sekarang.

Paling tidak ini bisa memberikan dahaga akan kenusantaraan, keindonesiaan dan nilai2 Pancasila sejati di bidang politik telah mulai berjalan. Jujur saya tidak menyangka sikap politik saya selama ini menjadi penilaian utama kenapa akhirnya saya dipilih dengan posisi yang begitu tinggi seperti sekarang.

Sama juga ketika dulu saya dipilih menjadi ketua Komisi 3 DPR RI yang pertama kali juga dijabat oleh orang Bali dan beragama Hindu selama keberadaan DPR RI di Indonesia. Astungkara saya melewati kepemimpinan saya dengan selamat. Itu semua berkat restu Hyang Widdhi, Ida Bhatara Kawitan dan tentunya doa semeton Bali dan warga masyarakat yang senang dengan gaya kepemimpinan saya.

Kini saya melangkah dengan tantangan baru. Mengelola partai politik besar yang punya jaringan di seluruh Indonesia. Kadangkala ada rasa ragu, apa iya saya mampu. Tetapi ada juga dorongan rasa jengah, walau kita banyak kekurangan justru akan ditambah saat bekerja nanti.

Tantangan yang berat. Saya juga mohon doa restu dan dukungan semoga sebagai politisi asal Bali tidak memalukan dalam kinerja dan sebagai umat Hindu saya berdoa semoga Hyang Widdhi kembali menuntun dan melindungi saya dalam tugas yang maha berat ini.
Sekali lagi mohon doanya. Semoga semakin banyak kita semua menggunakan hati nurani dalam melakukan pilihan pilihan politik untuk kemajuan daerah bangsa dan negara. (WAN-SN)