Ketua Panitia Natal Bersama IKB Flobamora Bali Ternyata Seorang Muslim

Sabtu, 14 Januari 2017 09:03 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Ketua Panitia Natal Bersama IKB Flobamora Bali Ternyata Seorang Muslim
Panitia Natal dan Tahun Baru Bersama IKB Flobamora Bali menggelar jumpa pers,Jumat (13/1/2017). (Robi/Semetonnews.con)
Denpasar, Semetonnews- Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali akan menggelar  perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama pada Minggu  (15/01/2017) mendatang. Bertempat di GOR Lila Buana, Denpasar acara ini diperkirakan akn dihadiri ribuan warga Flobamora dan undangan, yakni Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Bupati Tabanan, Bupati Gianyar, Wali Kota Denpasar, Bupati Badung. 


Menariknya ketua panitia Natal Bersama Flobamora Bali Ibnu Umar Alkhatab adalah seorang pemeluk Islam asal Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Demikian pula dengan sekretaris panitia Samsudin Kaleilauw adalah seorang pemeluk Islam asal Manggarai, NTT. Bagi warga Flobamora Bali, dipilihnya ketua panitia seorang Muslim sebagai bentuk mewujudkan harmoni dalam keberagaman.

"Natal dan tahun bersama Flobamora Bali kali ini sekaligus mempertegas bahwa warga NTT ini memiliki sikap dan rasa toleransi yang tinggi dan sangat menghargai perbedaan agama, ras, dan suku. Jadi biasa saja kalau ketua panitia Natalnya seorang muslim," kata umar Alkhatab di Denpasar pada Jumat (13/01/2015).


Sementara itu Ketua Flobamora Bali, Yoseph Julius Diaz menjelaskan bahwa ketua panitia sengaja diambil dari tokoh Muslim sebagai wujud nyata dalam menghargai perbedaan. "Kita tidak berbicara suku dan agama. Kita harus menaikan kebinekaan Tunggal Ika dan kebersamaan," ujar Yusdi Dias. Menurut pria yang akrab disapa Yusdi ini, Natal dan Tahun baru bersama Flobamora Bali akn mengangkat tema "Kasih Flobamora Bali Untuk Indonesia".  Artinya menyebarkan kasih Flobamora kepada semua. Kasih sangat koheren dan seseuai dengan visi flobamora.

" Kita akan menyebarluaskan cinta kasih ke seluruh pelosok Indonesia dengan siapa pun tanpa memandang suku, agama, dan ras," imbuhnya.

Saat acara nanti, Pimpinan Gereja Katolik Provinsi Bali Uskup Mgr. Silvester San akan membawakan pesan Natal. Acara Natal bersama dan Tahun Baru bersama juga diisi dengan pesan perdamaian oleh 6 tokoh dari perwakilan agama.

Reporter   : Robinson Gamar