Kawanan Keprok Kaca Berulah Sikat Uang 50 juta, Polisi Himbau Warga Untuk Waspada

Selasa, 17 Januari 2017 09:48 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kawanan Keprok Kaca Berulah Sikat Uang 50 juta, Polisi Himbau Warga Untuk Waspada
Satuan Reskrim Resta Denpasar, Sedang Lakukan Oleh TKP, (ist-SN)
Denpasar, Semetonnews - Kejahatan jalanan atau Street Crime kembali terjadi, kali ini korban I Made Mahardika, harus kehilangan 50 juta,  usai kaca mobilnya dihancurkan (keprok) oleh orang tak dikenal di kawasan Renon, Denpasar Selatan.

Insiden yang terjadi pada Sabtu, (14/1/207) lalu ini, bermula dari korban yang berangkat dari rumah, jalan Tukad Balian Perum Raya Renon Residence No 9 Densel, pada pkl 08.00 wita. Namun sayang, dalam perjalanan menuju Bank ia tak menduga jika telah dibuntuti oleh para pelaku,  sampai di Bank BNI Diponegoro, sekira pkl 09.30 Wita,  lalu korban mengambil antrean hingga keluar dari Bank sekira pkl 10.45 WITA kemudian langsung menuju ke babi guling renon (tkp).


Apesnya tak sampai hitungan jam, setelah korban selesai makan ia melihat pecah kaca belakang mobil sebelah kiri Honda Civic DK 7 MI, dan uang 50 juta beserta amplop hilang.

Dari informasi yang dihimpun Semetonnews.com, saksi di tkp mengatakan bahwa korban adalah seorang  arsitek, dari hasil olah TKP, Polisi telah mengantongi ciri ciri pelaku.

Ka.Satreskrim Polresta Denpasar, Kompol. Reinhard Habonoran, kepada Semetonnews menjelaskan, dalam kejadian ini banyak faktor yang menyebabkan terjadinya aksi, antara lain kelalaian korban, dan situasi tkp yang sepi, pelaku diduga pemain lama. 

"Saat ini sedang kita dalami kasus ini, dari hasil oleh tkp dan keterangan saksi di lapangan, pelaku ini lebih dari 2 orang, sedang kita laksanakan pengejaran," terang Komisaris Polisi Reinhard.

Aksi keprok kaca sendiri telah berulang beberapa kali, dari catatan kepolisian wilayah Renon cukup memiliki akses dan ruang untuk para pelaku kejahatan beraksi.

Kapolresta Denpasar, Kombes Hadi Purnomo, melalui Ka.Satreskrim Kompol Reinhard Habonoran menghimbau kepada warga agar berhati hati dan waspada.

"Kami himbau kepada warga agar berhati hati,  setelah mengambil uang dalam jumlah besar dari bank, atau membawa uang dlm jumlah besar. Bila perlu pengawalan polisi dpt menghubungi kantor polisi terdekat," jelasnya. ( WAN-SN )