Giliran Pencuri Asal Timur Tengah, Terekam CCTV Curi Barang Pengunjung Resto di Bali

Rabu, 18 Januari 2017 17:06 Hukum & Kriminal

Bagikan

Giliran Pencuri Asal Timur Tengah, Terekam CCTV Curi Barang Pengunjung Resto di Bali
Polisi Merilis Usai Menangkap Pelaku, Kamis (17/1)(Ist- SN)
Kuta, Semetonnews- Berdalih untuk menafkahi keluarga, pria asal Algeria ini mencuri barang pengunjung resto di kawasan Kuta Utara,  Khelifa Larbi (48) pria asal Timur Tengah ini melakukan aksinya di dua TKP berbeda. 

Satreskerim Polres Badung Dan Polsek Kuta Utara bergerak cepat, usai menerima laporan pencurian dari pelayan resto, dari keterangan saksi saksi, 

Sedangkan TKP pertama di Red Carpet Champagne Bar, Jalan Kayu Aya , terlihat dari rekaman CCTV, tanggal 10 Januari 2017 tersebut, Khalifa Larbi ( pelaku ) menyamar sebagai pengunjung dan mengambil tas kulit milik korban, ini terjadi saat korban warga negara Bulgari, Ivan Mihailov Stanishev, dan temannya Alexander Torbov, meninggalkan kursinya untuk menelpon. 

Selang dua hari, kejadian terulang kali ini di Restoran Char char, saat itu korban bernama Park Byungcheol yang sedang duduk tak sadar jika tas miliknya yang ditaruh di belakang telah hilang, usai diberitahu oleh karyawan. 

Dari informasi Kepolisian, penangkapan dilakukan setelah Petugas menerima informasi bahwa ciri ciri pelaku di dua TKP berbeda ini sedang berada di wilayah Seminyak, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, penangkapan dilakukan dan selanjutnya Pelaku di bawa ke tempat tinggal sementara yang berada di Camplung Tanduk, Desa Seminyak, penggeledahan pun dilakukan Polisi akhirnya menemukan sejumlah barang bukti berupa tas, dompet perempuan, dan sepatu berbagai merk, kepada Polisi, pelaku mengaku bahwa ia melakukan aksinya sendirian. 

Kapolres Badung, AKBP Ruddi  Setiawan, mengatakan bahwa pelaku memang bukan wisatawan, ia datang memang untuk melakukan kejahatan, " dia datang ke Bali memang untuk mencuri, bukan untuk berwisata," jelas Kapolres.

Ditambahkan oleh Kapolsek Kuta Utara, Kompol Pius Loda, bahwa dalam peristiwa ini, sejumlah barang bukti diamankan, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. 

" Kita jerat dengan pasal 362 KUHP Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman selama 5 tahun,"ucapnya. (WAN-SN)