Dukungan Untuk Polisi Agar Segera Tindak Tegas Munarman, Karena Provokasi Warga Bali

Minggu, 22 Januari 2017 13:43 Hukum & Kriminal

Bagikan

Dukungan Untuk Polisi Agar  Segera Tindak Tegas Munarman, Karena Provokasi Warga Bali
Banner Bali Damai Tanpa FPI, (wan-22/1)

Denpasar, Semetonnews - Dorongan kepada Polda Bali untuk mempercepat proses hukum terhadap Tokoh FPI, Munarman mencuat dalam apel bersama yang digelar organ masyarakat dan elemen lintas agama.


Hal ini diucapkan dalam salah satu point penting saat pembacaan ikrar bersama, dalam pernyataan sikap bersama tersebut, tuntutan atas tercapainya rasa keadilan mengalir,  organ dan elemen lintas agama yang hadir dalam apel bersama tersebut mendukung langkah kepolisian, untuk bertindak cepat dalam menangani gerakan gerakan radikal yang telah berusaha memecah belah bangsa.


Pernyataan sikap elemen bangsa di Bali yang diwakili oleh Sekretaris Umum Ormas Baladika Bali, Komang Mertajiwa, menyampaikan,“ mendukung aparat kepolsiian daerah Bali untuk segera melakukan tindakan dan langkah, sesuai prosedur hukum dan perundangan yang berlaku, terhadap semua pelaku fitnah dan provokasi semua yang menimbulkan konflik sara dan perpecahan atas keutuhan NKRI,”ucapnya.


Imbas dari pernyataan Munarman yang beredar luas di video youtube, digambarkan kerukunan umat beragama di Bali di persoalkan, terlihat dari respon netizen di media sosial, pernyataan Munarman ini sebelumnya tayang di video, ucapannya yang dianggap salah satu bentuk provokasi mestinya tidak menunggu lama prosesnya.


Sayangnya, hingga kini Polda Bali masih belum ada kejelasan dapal proses penyebar fitnah tersebut, hal ini menuai reaksi dan kecaman berbagai elemen, ini disinggung dalam pointer keempat, “ empat sangat menyayangkan pernyataan sikap dari saudara Munarman, bahwa pecalang melarang orang sholat jumat, kadang kadang melempar rumah penduduk yang sedang sholat jumat, karena itu hal tersebut tidak benar , dan cenderung memfitnah dan memprovokasi, yang dapat merusak kerukunan umat, yang hingga saat ini kita buktikan dapat berdampingan dengan harmonis,”Imbuhnya.


Pernyataan lain pun juga disampaikan kepada media, Ketua Badan Musyawarah Urang Sunda Bali, Agus Samijaya, yang juga aktiv dalam gerakan pendampingan hukum warga ini, menyebutkan dengan digelarnya acara ini menjadi sebuah pesan penting untuk Negara dan Aparaturnya, agar senantiasa tidak tebang pilih dalam menegakan hukum, “ secara prinsip kami mendukung, karena ini adalah pernyataan bersama, sebagai anak bangsa, elemen bangsa , kami menolak tegas paham radikalisme dan intolerenasi di negeri ini, kami paham bahwa kemerdekaan ini direbut oleh berbagai agama, suku, ras, secara tegas kami tolak bersama sama,”terang Agus. (Wan-SN)