Hanya Gara-Gara Hp, Pelaku Tega Habisi Nyawa Jematun

Minggu, 22 Januari 2017 23:06 Hukum & Kriminal

Bagikan

Hanya Gara-Gara Hp, Pelaku Tega Habisi Nyawa Jematun
Yanuar Nahak (Ist/SN)
Denpasar,Semetonnews-Tidak butuh waktu lama bagi jajaran kepolisian Polresta Denpasar untuk mengejar dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Jematun (46), wanita yang mayatnya ditemukan dalam karung di Tukad Punggawa, Jalan Kerta Dalem, Sidakarya, Denpasar, Sabtu (21/1/2017) kemarin. 

Pelakunya adalah pria asal Banyuwangi bernama Arif Santoso. Pelaku ditangkap di sebuah gudang roksokan, Minggu (22/1/2017) sekitar pukul 02.00 Wita. Usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Polresta untuk dimintai keterangan. Kuasa hukum pelaku, Yanuar Nahak mengatakan, pelaku diperiksa kurang lebih 2 jam. 

"Kebetulan kami ditunjuk untuk mendampingi pelaku. Pada saat kami dampingi, pelaku langsung mengakui semua perbuatanya,"jelas Yanuar, Minggu (22/1/2017) malam. Dikataknya, pelaku, menghabisi korban hanya gara-gara masalah sepele. Yaitu pelaku ingin memiliki Handphone (Hp) milik korban. 

"Pelaku dihadapan polisi mengaku memiliki hutang pada mantan istrinya. Karena itu dia ingin memilki Hp milik korban dengan harapan dijual lalu untuk membayar hutang,"jelas pengacara asal NTT itu. Namun, sebelum pelaku mejual Hp milik korban, pelaku sudah diamankan polisi. 

Dikatakan Yanuar, dari pengakuan pelaku, kejadian ini berawal saat pelaku bertemu dengan korban usai bermain bola adil di daerah pasar buah,Sanur. Saat pelaku tiba di Jalan Danau Tempe No. 99 X Sanur (tempat kejadian perkara), pelaku melihat korban sedang berjalan dari arah barat menuju kerah pelaku (timur). 

"Pelaku dan korban sempat berbicang, dan korban meminta kepada pelaku untuk diantar ketempat tinggalnya. Palaku menyetujui asal dibayar,"jelas Yanuar. Tapi sebelumnya korban meminta izin untuk buang air kecil."Saat korban buang air kecil, pelaku sempat mengintip dan kemudian mereka berhubungan bandan,"ungkap Yanuar. 

Usai berhubungan badan terjadilah penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal. Awalnya pelaku yang bernafsu ingin merampas Hp milik korban dengan kedua tanganya mendorong koban hingga terjatuh. Saat korban terjatuh, pelaku lalu manaiki tubuh korban dan menarik rambut korban sembali membenturkan kepala korban ke selokan.

"Saat korban sudah tidak bergerak, oleh pelaku langsung dimasukan kedalam kampil (karung) dan membawa tubuh korban dengan sepeda motor ke Jalan Kerta Dalem dan menggulingkan tubuh korban kedalam sungai," jelas Yanuar. Setelah itu, kata Yanuar pelaku langsung pergi dan kembali ketempat tinggalnya yang merupakan tempat kejadian perkara. (MG/SN)