Tidak Terima Dihukum 3 Bulan Penjara, Penganiaya Tamara Ajukan Banding

Rabu, 25 Januari 2017 00:58 Hukum & Kriminal

Bagikan

Tidak Terima Dihukum 3 Bulan Penjara, Penganiaya Tamara Ajukan Banding
Wayan Putra Wijaya alias Sobrat akhirnya ajukan banding (MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Wayan Putra Wijaya alias Sobrat yang dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap artis senior Indonesia, Tamara Blazsyski dan dijatuhi hukuman 3 bulan penjara oleh ajelis hakim PN Denpasar pimpinan Gede Ginarsa akhirnya mengajukan upaya hukum banding. 

Hal ini ditegaskan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nyoman Bela Putra Admaja saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/1/2017). Jaksa yang akrab disapa Bela itu mengatakan, pihaknya mendapat pemberitahuan dari PN Denpasar yang menyebut bahwa terdakwa yang didampingi pengacara Iswahyudi Edy telah menyatakan banding. 

"Pernyataan banding diajukan kurang lebih empat hari setelah putusan,"ujar jaksa asal Singaraja itu. Namun demikian, Bela mengatakan belum mengetahui alasan terdakwa Sobrat mengajukan banding."Mereka (Sobrat) belum mengajukan memori banding, jadi kami belum tahu apa alasan pengajuan banding itu,"terang Bela. 

Tapi, bisa jadi pengajuan banding itu dilakukan karena terdakwa tidak terima dihukum 3 bulan penjara oleh majelis hakim. Apalagi sebelumnya, terdakwa olah Jaksa Bela hanya dihukum percobaan. "Mungkin karena tidak terima dengan vonis 3 bulan penjara itu. Tapi untuk lebih jelasnya kita tunggu saja apa isi memori bandingnya, karena dari sana kami juga bisa menyusun kontra memori banding,"pungkas Bela. (MG/SN)