Ormas Baladika Bali dan Laskar Bali, Jadi Benteng Jaga Kedamaian Bali

Minggu, 05 Februari 2017 17:28 Nasional

Bagikan

Ormas Baladika Bali dan Laskar Bali, Jadi Benteng Jaga Kedamaian Bali
Salam Komando Dua Pemimpin Ormas Besar di Bali ini sepakat melakukan perdamaian, Minggu(5/2) (ist-SN)
Denpasar, Semetonnews - Dua organisasi masyarakat terbesar di Bali, Baladika Bali dan Laskar Bali sepakat berdamai untuk menjaga Bali. 

Setelah, sebelumnya sempat dirundung duka dengan adanya perseteruan, hingga pertempuran darah, akhirnya dua ormas ini pun sepakat berdamai. Mereka akan menjadi benteng menjaga ketertiban dan keamanan Bali, dan melakukan pertemuan di Warung Jepun Jalan Hayam Wuruk Denpasar Bali, Minggu (5/2/2017) siang ini.

Ketua Dewan Pembina Baladika Bali, Nyoman Gde Sudiantara menyatakan, kesepakatan damai dalam menjaga NKRI adalah harga mati. Ormas sebagai bagian dari masyarakat Bali sejatinya memang menjaga Bali dari kondisi apapun. Sehingga tidak ada namanya ormas akan bertikai atau menumpahkan darah sesama saudara Bali.
"Karena Bali merupakan Jendela Indonesia di mata dunia, maka kita harus menjaga kedamaian ketentraman di Bali," ucapnya, Minggu (5/2/2017).

"Ini juga menepis stigma bahwa kami dicap negatif sebagai perusuh di Bali. Kami buktikan bahwa kami bisa menjaga Bali," imbuhnya.

Dalam pertemuan itu sendiri, dihadiri Ketua Umum Baladika, Gus Bota, Ketua Umum Laskar Bali Gung Alit, , Ketua Dewan Pembina Baladika Nyoman Gde Sudintara, Waketum,  Bagus Jagra Wibawa, Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya, Sekjen Baladika Bali, Mang Lokho, Dewan Penasehat Laskar Bali Gung Suma, Dewan Penasihat Laskar Bali Ketut Rochineng, dan beberapa petinggi lainnya.

Sementara itu, Penasihat Laskar Bali, Gung Suma mengatakan, bahwa kesepakatan ini merupakan kesadaran dari kedua belah pihak. Sehingga tidak ada tekanan atau dijembatani oleh pihak manapun. Karena itu, kedua belah pihak menekankan bahwa tidak ada yang bisa memanfaatkan momentum ini.

"Ini adalah kesadaran kami sendiri. Dan kami menekankan bahwa tidak ada yang bisa atau berusaha mengklaim atau memanfaatkan momentum ini," ungkapnya. 

Sementara itu, Dirintelkam Polda Bali, Kombespol Wayan Sukawinaya menyatakan, bahwa tonggak utama untuk Kemanan Ketertiban Masyarakat ialah ormas Bali. Dan Kepolisian dalam dua fungsi yakni kamtibmas dan penegakan hukum tidak bisa bekerja sendirian. Terutama soal Kamtibmas. Karena itu, Polda Bali sangat berkepentingan dengan kesepakatan menjaga keamanan dan kedamaian Pulau Bali ini. "Kami akan lakukan penegakan hukum jika kamtibmas itu dilanggar. 

Dan mari dieliminir pandangan negatif ke kedua ormas. Tidak hanya tingkat pemimpinan tapi juga di bawah. Merumuskan komitmen ke situ. Ormas sebagai penentu mau diapakan Bali ini. Tapi pastinya tujuannya baik," tegasnya. (wan-SN).