Masuk Ke Bali Lewat Gilimanuk, Siapkan Uang Tambahan

Selasa, 07 Februari 2017 09:05 Nasional

Bagikan

Masuk Ke Bali Lewat Gilimanuk, Siapkan Uang Tambahan
Karcis Pungutan Yang Diberikan ke Pengemudi, (dok-SN)
Jembrana,  Semetonnews - Masuk pelabuhan gilimanuk, anda harus siapkan uang tambahan,  bukan tips untuk guide tour,  namun ini tips yang lainnya.

Pungutan liar (pungli), masih marak terjadi di pintu masuk pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali. Tidak hanya terjadi terhadap kendaraan angkutan umum, namun juga terhadap kendaraan pribadi. Selasa (7/2). 


(Petugas Dishub Jembrana,di Pos Terminal Gilimanuk,(dok-SN)

Kendati , telah beberapa kali tertangkap tangan, rupanya memang kebiasaan "memungut," tak bisa hilang dan tak menjadikan jera, dituturkan oleh Ali,  salah satu supir travel tujuan Surabaya Denpasar, pungutan per pos sudah terjadi lama, dan tidak berhenti hingga sekarang, minimal uang yang disiapkan untuk masing masing pos 10 ribu, keseluruhannya mencapai 50 ribu, "mulai dari pos 1 baru keluar dari kapal, pos dua loket pintu masuk penumpang,  pos pemeriksaan satpol pp,  pos empat masuk terminal, hingga pos 5 keluar terminal,"terang salah satu sopir angkutan ini. 

Ia menambahkan, pungutan masih berlanjut hingga di pos pos pinggir jalan sepanjang jalur kota Jembrana. 

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, salah satu petugas Dinas Perhubungan Jembrana, IB Manuarsa, yang juga Kepala Pos Terminal Gilimanuk mengaku bahwa ini prosedur yang dijalankan,  karena tidak ada pemeriksaan di pos timbang, "ini kan prosedur pak,  kita periksa surat suratnya termasuk mobil pribadi,sudah perintah atasan, "ujarnya. 

Dari pantauan Semetommews yang beberapa kali turut serta dalam kendaraan, memang tidak secara vulgar uang diberikan,  namun modusnya Sopir turun dan masuk menuju pos untuk memberi Pungli, sedangkan arus kendaraan arah keluar dari pelabuhan ternyata harus mengikuti rute yang disiapkan, Made Sadi,  salah satu pengojek mengatakan mestinya bisa jalur lurus dari pelabuhan langsung keluar, namun pasti dikejar oleh petugas dishub, "yaitu harus belok kiri masuk ke Terminal gilimanuk, udah ada pos pos itu bayar semua,"ujarnya. 

Parahnya, kertas tiket retribusi terminal yang mestinya diperuntukan angkutan umum jenis minibus isuzu ternyata digunakan untuk kendaraan pribadi, yang tertera hanya berjumlah 2 ribu rupiah saja,  sedangkan fakta dilapangan pungutan berkisar antara 5-10 ribu. (WAN-SN)