Ratusan Gram Sabu Kiriman Lapas Kerobokan Diamankan Polisi

Kamis, 09 Februari 2017 19:46 Nasional

Bagikan

Ratusan Gram Sabu Kiriman Lapas Kerobokan Diamankan Polisi
Kapolresta Denpasar dan Kasatreskoba Resta Rillis Hasil Tangkapan di Polresta Kamis (09/2) (rud-SN)
Denpasar, Semetonnews - Satuan Reserse Narkotika Polresta Denpasar mengamankan, 416 butir dan  137 paket sabu dengan berat bersih 164 gram. 

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang peredaran barang tersebut di wilayah Kuta.
Dalam perkembangan informasi, diketahui adalah FAA, merupakan pengedar Narkoba jenis sabu dan ekstasi, kemudian pada hari selasa tanggal 7 Pebruary 2017 jam 17.15 Wita, Tersangka FAA diamankan di TKP, bersama dengan barang bukti berupa 416 butir ekstasi  (90 paket) dan sabu 136 paket sabu, berat bersih 164 gram. 

Petugas lalu meminta Tersangka FAA untuk menunjukan TKP lainnya, lalu di TKP2 yang yak lain merupakan tempat tinggal Tsk, dari penggeledahan petugas, barang bukti 1 paket sabu, satu buah timbangan elektrik, empat bendel klip kosong, dua isolasi, dua amplop kosong warna putih. 

Dari hasil keterangan, dalam penyidikan diperoleh kronologi, FAA mendapat sabu dari dalam LP kerobokan dari Napi yang bernama AI dan MW dengan cara membesuk ke LP, modusnya adalah barang diselipkan dalam pakaian kotor , FAA menerangkan barang bukti yang disita, diambilnya pada hari Selasa pagi tanggal 7 february 2017 jam 09.00 wita, barang haram tersebut berada di dalam satu lembar amplop warna coklat yang berisi sabu dan ekstasi, kemudian sore hari jam 15.00 kembali FAA ke Lp kerobokan dan dalam pakaian kotor sudah diselipkan pada saku kiri dan kanan celana jeans warna biru masing masing satu lembar amplop warna putih berisi sabu dan ekstasi, Dalam keterangan, dalam FAA mengakui sudah dua bulan sebagai kaki tangan Bandar narkoba asal lapas kerobokan, tersangka menerangkan mendapat upah sebanyak Rp. 75.000,- per satu kali alamat ambil narkoba, dalam sehari FAA bisa 10 kali menempel (mengedarkan), kealamat / lokasi narkoba dipesan, dalam dan upahnya langsung di transfer dari rekening BCA. 

Dijelaskan pula oleh tsk bahwa dirinya rutin setiap dua hari pagi dan sore membesuk AI dan MW dan rata rata sekali besukan membawa keluar dari LP Kerobokan 50 paket sabu dan 100 butir ekstasi, FAA menerangkan hanya menunggu perintah dari AI dan MW.
FAA juga menerangkan menggunakan sabu sejak desember 2016 dan terakhir menggunakan sabu pada akhir januari 2017.

Tersangka FAA yang merupakan tamata  SMA ini mengaku belum pernah Dihukum, dalam melakukan perbuatannya disebabkan karena tergiur dengan upah yang tinggi. 

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Hadi Purnomo, menyatakan, pelaku dijerat dengan pasal 112 dan pasal 114, sedangkan dua nama lain yang diduga bandar masih kita dalami kebenarannya,"ujar Kapolresta. 

Atas perbuatan Tersangka, Polisi menjerat FAA dengan pasal berlapis, dengan ancaman hukuman maksimal 20 th penjara. (wan-SN)