Polda Bali Bantah Penahanan Dua Warga Berkaitan Dengan Tolak Reklamasi

Minggu, 12 Februari 2017 21:17 Hukum & Kriminal

Bagikan

Polda Bali Bantah Penahanan Dua Warga Berkaitan Dengan Tolak Reklamasi
De John Usai & Gung Omled, Diperiksa, Jumat (10/2) ( ist-SN)
Denpasar,  Semetonnews - Polda Bali,menyampaikan alasan penahanan dua aktivis forbali I Made Jonantara dan I Gusti Putu Darmawijaya yang dilakukan Polda Bali, sebagai tersangka Kasus Penurunan Bendera merah putih, menurut Polda Bali penahanan keduanya tidak sama sekali berkaitan dengan aksi tolak reklamasi yang gencar terjadi. 

Bantahan tersebut disampaikan dalam press rillis, menurut Kabidhumas Polda Bali Akbp Hengky Widjaja, berkaitan dengan kasus penahanan tersangka penurunan bendera merah putih, sama sekali tidak  ada hubungan dengan tolak reklamasi, melainkan semata mata penghormatan terhadap  bendera negara, yg telah diatur cara memperlakukannya oleh UU.

"Unjuk rasa menyatakan sikap menolak reklamasi, silakan saja karena itu, hak masyarakat Bali, selama mematuhi aturan perundang-undangan,"kata Hengky. 

Meskipun faktanya dalam kasus penurunan bendera merah putih tersebut tidak ada niat pelaku untuk melecehkan,  seperti yang termaktub dalam undang undang.

Polda Bali melalui Kabidhumas juga menyampaikan himbauan terkait dengan pemasangan baliho. "Demikian juga pemasangan spanduk dan baliho agar mengikuti aturan pemasangannya yg sdh diatur dlm perda. Dg harapan Bali sbg tujuan wisata dunia tetap indah-nyaman-aman yg membawa dampak meningkatnya perekonomian masyarakatnya." (SN)