Ikrar Damai Ormas Baladika Dan Laskar, Komitmen Jaga Keamanan Bali dan NKRI

Selasa, 14 Februari 2017 22:30 Nasional

Bagikan

Ikrar Damai Ormas Baladika Dan Laskar, Komitmen Jaga Keamanan Bali dan NKRI
Ketua Umum DPD Baladika Bali, Gus Bota dan Ketua Umum DPP Laskar Bali, Gung Alit usai tanda tangan surat kesepakatan, Selasa (14/2) (wan-SN)
Denpasar, Semetonnews - Situasi ancaman degradasi kehidupan berbangsa akhir akhir ini, justru memunculkan kekhawatiran berbagai kalangan.

Menyikapi situasi ini, dua ormas besar di Bali yakni Baladika Bali dan Laskar Bali yang sebelumnya sempat berseteru justru bersepakat melakukan ikrar damai. 



Para petinggi ormas Baladika dan Laskar Bali, yang hadir dalam acara persembahyangan bersama yakni, Ketua Umum DPD Baladika Bali, Bagus Alit Sucipta, Ketua Umum DPP Laskar Bali , Anak Agung Kusuma Widanta, Ketua Dewan Pembina DPD Baladika Bali, I Nyoman Gde Sudiantara, Ketua Dewan Penasihat DPP Laskar Bali, Gung Suma, Ketua Harian DPP Ketut Rochineng, Wakil Ketua Umum DPD Baladika Bali, Bagus Jagra Wibawa, Sekjen DPP Laskar Bali Ketut Ismaya, Sekretaris Umum DPD Baladika Bali, Komang Loco Mertajiwa  ,dan sejumlah Ketua DPC dan Korwil dan Korlap kedua ormas.



Ketua Dewan Pembina DPD Baladika Bali, Nyoman Gde Sudiantara, dalam kesempatan ini juga berpesan, bahwa apa yang telah di tuangkan harus menjadi sebuah ikatan moral maupun fisik, "demi sebuah kata menjaga Bali yang sejahtera dan ajeg,”katanya.

Nyoman Gde Sudiantara menambahkan, bahwa apa yang telah terjadi mulai dari pertemuan di taman jepun, mendapat reaksi positif dari semua kalangan, baik warga yang ada di Bali maupun warga Bali yang ada diluar Bali, meskipun ada pula cetelukan yang masih meragukan.

” ini adalah tanggung jawab kita semua, baik dari laskar bali maupun baladika bali, dalam bahwa apa yang telah kita sepakati ini bersift mengikat, untuk menjaga Bali yang jagatdhita, untuk tantangan itu kedepannya marilah kita bersama sama menghargai dan menghormati apa yang telah menjadi kesepakatan kita sore hari ini,” pungkasnya.

Sementara itu , Ketua Dewan Penasihat DPP Laskar Bali, Gung Suma mengapresiasi apa yang telah disepakati , dan menurutnya konsekuensi jika ada melanggar adalah dengan Tuhan Yang Maha Esa, selain itu juga Gung Suma juga mengatakan bahwa banyak pula pihak pihak yang tidak suka jika Baladika dan Laskar bersatu, tapi ia mengatakan bahwa sudah ada empat point kesepakatan itu yang terpenting harus dipatuhi bersama, “ ada empat point,peringatan,skorsing , cabut kta, keluar,” ujarnya. (SN)