Saksi Sebut, Terdakwa Mengambil Paket Berbekal Surat Kuasa

Senin, 20 Februari 2017 22:51 Hukum & Kriminal

Bagikan

Saksi Sebut, Terdakwa Mengambil Paket Berbekal Surat Kuasa
Terdakwa Muhammad Faliq bin Nurdin (tengah) saat mendengarkan keterangan saksi pada sidang, Senin (20/2/2017).(SN)
Denpasar,Semetonnews-Terdakwa kasus narkotika asal Singapura, Muhammad Faliq bin Nurdin, Senin (20/2/2017) kembali disidangkan. Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wayan Mendra menghadirkan tiga orang saksi. Mereka adalah I Putu Agus Hariawan, Komang Gede Gelgel dan I Wayan Deni Kirsna Subawa. 

Ketiga saksi adalah pegawai Kantor Bea dan Cukai, Denpasar. Namun, dari keterangan Agus Heriawan, saksi yang pertama diperiksa tidak banyak yang dapat diungkap. Pasalnya, sekasi tidak ikut serta, baik dalam penangkapan maupun saat pemeriksaan barang bukti paket yang diterima terdakwa. Tapi, saksi yang sejatinya adalah saksi ahli dibidang eksport impor itu sempat ditanya terkait keahlianya oleh kuasa hukum terdakwa, Andre Rahmad.  

"Yang saksi ketahui, yang dimaksud pengimpor barang itu, penerima atau pengirim,"tanya Andre yang dijawab saksi bahwa yang dimaksud pengimpor adalah menerima barang."Dalam perkara ini, siapa yang bertanggungjawab atas barang yang diterima,"tanya Andre yang dijawab saksi yang bertanggungjawab atas barang ini adalah penerima dan pemilik barang."Saksi tahu, nama siapa yang tertulis dalam paket yang diambil oleh terdakwa,"tanya Andre yang dijawab saksi lupa. 

Sementara dua saksi lain, yaitu Komang Gede Gelgel dan I Wayan Deni Kirsna Subawa yang juga petugas dari Bea Cukai mengakan, sejatinya barang atau paket yang didalamnya berisikan narkotika jenis heroin sebarat 102 gram itu bukan ditujukan kepada terdakwa, malinkan kepada sesorang bernama Koburoom yang beralamat di Jalan Danau Buyan, Sanur. "Lalu kenapa terdakwa bisa mengambil barang yang pengirimanya bukan ditujukan kepadanya,"tanya Andre Rahmat yang dijawab saksi karena terdakwa membawa surat kuasa dari Koburoom. 

Andre Rahmat, lalu bertanya kepada saksi,kenapa terdakwa bisa mengambil paketan yang dikirim dari Belanda itu, padahal jelas tertulis bahwa paket itu bukan ditujukan padanya."Karena terdakwa membawa surat kuasa dari Kuboroom,"tegas saksi Deni. Selain itu, saksi Deni juga mengatakan bahwa, dari dua paket yang diambil oleh terdakwa, saksi hanya memeriksa paket kiriman kedua yang didalamnya ditemukan narkita yang awalnya diduga sabu-sabu.(MG/SN)