Belum Puas dengan Tanggapan Jaksa, Tim Kuasa Hukum Sara Ajukan Duplik

Kamis, 02 Maret 2017 23:54 Hukum & Kriminal

Bagikan

Belum Puas dengan Tanggapan  Jaksa, Tim Kuasa Hukum Sara Ajukan Duplik
Erwin Siregar (MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Meski replik atau tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah cukup menjawab pembelaan dari tim kuasa hukum Sara Connor, terdakwa kasus pembunuhan I Wayan Sudarsa, namun masih saja dianggap belum lengkap. Erwin Siregar, salah satu kuasa hukum terdakwa mengatakan, mengenai penerapan Pasal 170 yang didakwakan kepada terdakwa, sama sekali diuraikan.

Dimana, saat mengajukan pembelaan, Erwin mengatakan tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa yang menjerat terdakwa dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP. Alasanya, Pasal 170 tidak bisa diterapkan karena menyangkut ketertiban umum."Namun sayang, pertanyaan kami tentang pernerapan Pasal 170 KUHP ini tidak ditanggapi oleh Jaksa,"kata Erwin yang ditemui usai sidang. Kamis (2/3/2017).

Karena tidak ditanggapi, Erwin berpendapat bajwa Jaksa mengamini pendapatnya yang tertuang dalam pemebelaanya."Karena tidak dibahas dakan repliknya, maka kami anggap JPU mengamini pembelaan kami,"sebutnya. Sementara dimuka sidang dengan agenda pembacaan replik jaksa, Erwin kepada majelis hakim pimpinan Made Pasek mengatakan, bahwa belum semua yang dituangkan dalam dakwaan dijawab oleh JPU. 

Karena itu pihaknya mengatakan akan mengajukan duplik (tanggapan terdakwa atas duplik JPU) pada sidang (8/3) mendatang. Sementara terdakwa Sara Connor yang pada pembelaan mengajukan pembelean sendiri, pada duplik nanti menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa humnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar menuntut terdakwa Sara Connor dengan pidana penjara selama 8 tahun. Dalam amar tuntutan, JPU menyatakan terdakwa Sara terbukti bersalah bersama-sama dengan David James Taylor melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban Wayan Sudarsa meninggal.(MG/SN)