Kapolda Bali : Mahasiswa Harus Jaga Keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia

Jumat, 10 Maret 2017 19:34 Nasional

Bagikan

Kapolda Bali : Mahasiswa Harus Jaga Keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia
Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose Dalam Kuliah Umum di Unud, Jumat(10/3)
Badung,  Semetonnews - Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose menggelar silaturahmi dengan civitas akademika Universitas Udayana (UNUD), Jumat, (10/3). Kapolda Bali hadir di Gedung Rektorat Unud, langsung disambut oleh Rektor Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD, bersama Dekan dan Dosen.

Kedatangan orang nomer satu di Polda Bali ini, didampingi para Pejabat Utama Polda Bali, dalam rangkaian kuliah umum kepada para mahasiswa Unud di Gedung Widya Sabha, Bukit Jimbaran Bali. 

"Ancaman Intoleransi Redikalisasi dan Terorisme dalam perseptif Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tema utama Kuliah Umum yang merupakan rangkaian Wisuda ke-120 dan Studium General Pra Wisuda XVII Universitas Udayana yang diikuti sekitar 1500 mahasiswa dan dosen.

Rektor Unud dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose, yang telah bersedia hadir sebagai Keynote Speach dalam kuliah umum yang juga memberikan  bekal dan arahan kepada mahasiswa. Mereka yang turut serta dalam kuliah umum ini, adalah calon wisudawan Unud, yang dipungkiri ataupun tidak,  mereka perlu input pengetahuan, yang tidak didapat diperkuliahan.

“Semoga kuliah umum dan arahan dari Kapolda bermanfaat bagi kami semua,” Kata Rektor Sustika.

Dihadapan ribuan mahasiswa, Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose memaparkan secara sekilas terkait perkembangan politik dunia dan hubungannya dengan perkembangan situasi keamanan, baik di dunia maupun di dalam negeri. Ancaman  kejahatan jalanan, ujaran kebencian yang dipertontonkan, terorisme, narkoba, separatisme, ideologi anti-pancasila, radikalisme, dan fanatisme yang berlebihan yang dapat memicu intoleransi, perlu dikenali oleh mahasiswa, untuk mencegah hal tersebut berkembang lebih jauh di Indonesia.

Perkembangan situasi politik yang terjadi di dunia belakangan ini, sangat mempengaruhi situasi politik di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Untuk itu, sedapat mungkin kita membentengi diri dengan rasa nasionalisme dan toleransi, demi mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, “Untuk mengantisipasi dampak dari intoleransi, radikalisme dan terorisme serta kemajemukan bangsa Indonesia, ideologi pancasila merupakan satu-satunya pilihan bagi Keutuhan Negara Kesatuan republik Indonesia(NKRI)”, tegas Kapolda Bali.

Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose dalam kesempatan itu mengaku senang bisa berbicara langsung dihadapan akademisi, terutama mahasiswa., dengan sosialisasi dan diskusi yang terbangun nantinya, pihak kepolisian dengan mahasiswa tidak ada jarak lagi. Kepolisian dengan tugasnya dan mahasiswa sebagai generasi muda dengan tugasnya pula sudah selayaknya saling bekerjasama demi kemajuan bangsa.

“Jadi, selain melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, Kapolda menitipkan pesan-pesan ini kepada kalangan akademisi. Ini karena membangun bangsa ini, menciptakan perdamaian, dan memberikan rasa aman bukan semata-mata tugas kepolisian, tetapi tugas kita semua dan untuk kita semua,” jelas Kapolda Bali. (SN)