Ini Cara Toko Modern Berjejaringan di Jembrana Kelabui Petugas

Jumat, 18 Maret 2016 21:22 Peristiwa

Bagikan

Ini Cara Toko Modern Berjejaringan di Jembrana Kelabui Petugas
Dewa/Semetonnews
Jembrana, Semetonnews-Adanya Perda yang dikeluarkan Pemkab Jembrana yang melarang berdirinya toko moderen berjaringan, ternyata  tidak bisa membendung tumbuhnya toko moderen berjaringan di bumi Makepung.

Bukan karena Perdanya yang ompong, melainkan para pengusaha toko moderen berjaringan pintar mencari celah untuk mengeluarkan jurus maut mengelabui Pemkab.

Seperti contohnya berdirinya toko moderen berjaringan di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Dengan "Bisik-Bisik" kepada KUD setempat, izin pemdirian toko moderen tersebut dikeluarkan Pemkab Jembrana.

Tentu saja hal tersebut menuai protes dari masyarakat setempat dan pengusaha toko non berjaringan yang lainnya. Pemerintah daerah dianggap tidak adil dan tidak konsisten menegakkan Perda.

Menurut sejumlah pengusaha toko non berjaringan, dalam izin toko moderen berjaringan tersebut dinyatakan sebagai pemilik toko adalah KUD Gumbrih. Namun kenyataannya, setelah beroprasi itu sepenuhnya milik Indomaret.

"Entah berapa KUD di sogok agar mau mengakui dalam izin toko moderen berjaringan tersebut. Kenyataannya itu milik Indomaret. Lihat corak dan bentuk serta barang-barang dagangannya sama persis dengan Indomaret,” ujar salah seorang pengusaha toko non berjaringan di Pekutatan, Jumat (18/3) sore.

Terkait hal tersebut, mereka mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan dan mencabut izin toko moderen berjaringan tersebut demi tegaknya Perda.

Sementara, Kepala Kantor Perijinan Terpadu Jembrana I Komang Suparta dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengatakan, memang dalam ijin toko dimaksud atas nama KUD Surya Mertha Gumbrih. Penanggungjawabnya I Made Sudirna.

“Itu ijinnya diterbitkan pada tahun 2014 dan berlaku sampai 25 April 2019,” terang Suparta.

Meskipun demikian, karena menyalahi peruntukannya, pihaknya bersama istansi terkait akan menertibkan toko moderen tersebut. "Senin depan kita akan tertibkan bersama tim yustisi,” tutupnya.‎

Penulis : Dewa Putu Darmada 
Editor : Paksi Jalantaka ‎