Terjerat Kasus Narkoba, Ahok Terancam 12 Tahun Penjara

Jumat, 24 Maret 2017 18:07 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terjerat Kasus Narkoba,  Ahok Terancam 12 Tahun Penjara
Ilustrasi-google-semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Seorang pria bernama Sun Heng Alias Ahok yang berprofesi sebagai guide, tertuduk lesu saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Ketut Sujaya mendudukanya di kursi pesakitan PN Denpasar, Kamis (23/3). Pria kelahiran, Batam 36 tahun lalu itu menjadi terdakwa karena tangkap basah memiliki narkotika jenis sabu-sabu. 

Atas hal itu,  Ahok yang tinggal di Jalan Pulau Bantanta No. 4X harus mempertanggujawabkan perbuatanya dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sidang kemarin masih dengan agenda pembacaan dakwaan. Dimuka sidang jaksa Kejati Bali itu memaparkan bahwa terdakwa Ahok ditangkap polisi, Rabu 14 Desember 2015 lalu di depan Selokan di Jalan Pulau Batanta. 

Dari penagkapan Ahok, petugas kepolisian berhasil mengamankan 1,64 gram sabu-sabu. Dalam dakwaan dipaparkan pula, sebelum ditangkap, Ahok pada hari Rabu, (14/12)  terlebih dahulu memesan sabu-sabu kepada seseorang yang diebut Jro."Terdakwa Ahok membeli seharga Rp 2 juta,"sebut Jaksa Sujaya dalam dakwaanya. 

Setelah mengirim uang, pria yang disebut bernama Jro itu dihari yang sama menghubungi terdakwa Ahok untuk mengambil barang yang dipesan yang diletakan dibawah tiang plang Centralife persis didepan Salon Sinta di Jalan Pulau Batanta. "Saat terdakwa mengambil barang pesananya itu, terdakwa langsung ditangkap oleh petugas kepolisian dari Polda Bali,"kata Jaksa Sujaya. 

Dari tangan Ahok, petugas berhasil mengamankan satu buah tisu yang didalamnya berisikan dua buah platistik yang didalamnya berisi kristal bening sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,98 gram. Atas perbuatan itu, Ahok dijerat dengan pasal tunggal yaitu Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukiman maksimal 12 tahun penjara.(MG/SN)