Suroso : Siapa yang Melakukan Perdin Bisa Jadi Tersangka

Sabtu, 01 April 2017 09:24 Hukum & Kriminal

Bagikan

Suroso : Siapa yang Melakukan Perdin Bisa Jadi Tersangka
Suroso, kuasa hukum terdakwa Gusti Made Patra (Ist)
Denpasar,Semetonnews-Vonis satu tahun yang dijatuhkan majelis hakim tipikor pimpinan Sutrisno terhadap I Gusti Made Patra terdakwa kasus mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar nampaknya disambut gembira olah terdakwa. Buktinya usai divonis, terdakwa yang selalu didampingi keluarga besarnya itu di luar sidang tak henti-hentinya menebar senyum.

Namun terdakwa masih enggan untuk berbicara banyak kepada awak media. Saat dimintai tanggapan terhadap vonis satu tahun ini, Patra hanya tersenyum sembari menyarankan agar wartawan bertanya pada kuasa hukumnya, Suroso."Tanyakan pengacara saya, saya serahkan sepenuhnya kepada beliau,"kata Patra, Kamis (30/3) lalu.

Sementara kuasa hukum terdakwa yaitu, Suroso saat ditanya apakah akan mengajukan upaya hukum banding atas  vonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa Patra mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada Patra."Mau banding atau tidak itu kami serahkan sepenuhnya kepada beliau (terdakwa Patra), kami hanya mendampingi secara hukumnya saja,"terang pengacara senior itu. 

Namun demikian ada yang menarik dari pernyataan Suroso, yaitu saat dia mengatakan tidak adil bila dalam kasus ini hanya terdakwa yang harus menanggung akibatnya. Pasalnya Suroso menyebut, dalam amar putusan hakim ada menyebut bahwa terdakwa terbukti telah ikut menikmati fasilitas yang diberikan oleh travel karena terdakwa pernah melakukan perjalanan dinas. 

Jika memang demikian kata Suroso, siapa saja yang melakukan perjalanan dinas dan ikut menikmati fasilitas yang diberikan oleh travel harus dijadikan tersangka."Kalau memang demikian ya menurut hemat kami siapa yang melakukan perjalanan dinas dan menikmati fasilitas dari travel ya jadi tersangka juga,"pungkas Suroso.(MG/SN)