Ka.Bulog Sub-Divre Bondowoso Bantah Tuding Petani Kurang Ajar

Senin, 03 April 2017 17:00 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Ka.Bulog Sub-Divre Bondowoso Bantah Tuding Petani Kurang Ajar
Muhamad Zaenal, Ka Bulog Sub-Divre Bondowoso, (ari-SN)
Bondowoso, Semetonnews -Kepala Bulog Sub-Divre Bondowoso Mohammad Zaenal membantah tuding Petani Kurang ajar terkait dalam pemberitaan yang sempat beredar beberapa media Online maupun cetak,,hal tersebut disampaikan Muhamad zaenal dalam acara Pers Release yang di gelar di Gedung Serbaguna Bulog sub-divre Bondowoso Senin (3/4).

Menurut Muhamad zaenal pihaknya tidak pernah bermaksud untuk menjelekkan petani apalagi menuding petani kurang ajar,namun ia mengaku bahwa dalam pelaksanaan pembelian Gabah Luar Kualita(GLK) melalui sergap banyak ditemukan kotoran –kotoran yang berupa jerami yang terbawa di dalam karung.

“Kami tidak pernah menjelekan petani apalagi menuding petani kurang ajar ,hanya saja pihak kami pernah menyampaikan bahwa pembelian gabah luar kwalitas (GLK) banyak ditemukan kotoran berupa jerami yang terbawa dalam karung,”Ujar Muhamad Zaenal.

Namun Ia juga meminta ma,af menurutnya jika ada kata yang tidak disadari keluar dan menyinggung petani dan pihak lain yang terkait maka pihaknya menyampaikan permintaan maaf.

“ Kami selaku manusia tidak memungkiri barangkali ada kata dan tingkah yang menyinggung petani tentu kami harus minta maaf,” Tandas Zaenal.

Sementara itu menyinggung pembelian Gabah dari petani pihaknya untuk sementara waktu menghentikan sementara karena masih terkendala sarana pendukung.

“ Untuk sementara waktu kami menghentikan pembelian gabah dari petani karena saat ini kami masih terkendala terbatasnya lantai jemur,Driyer dan gudang penyimpanan,”Zaenal Menambahkan.

Sementara pantauan Semetonnews.com, Gudang yang dimiliki Bulog sub-Divre Bondowoso sebanyak sepuluh unit dan hampir seluruhnya terisi beras dan Gula pasir, dari menurut ketentuan Bulog bahwa penyimpanan beras dan gabah tidak dapat dicampur dalam satu gudang.(ari/SN).