Dukun "Pengganda Uang" di Jembrana Diciduk Polisi

Senin, 29 Februari 2016 18:44 Peristiwa

Bagikan

Dukun
(Ilustrasi/Semetonnews)
Denpasar, Semetonnews - Jajaran Reskrim Polres Jembrana mengamankan pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang, Sabtu (27/2/2016). Pelaku yang diamankan Suparlan alias Gus Muh (44) dari Dusun Sumberejo, RT/RW : 002/001, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang berpura-pura sebagai dukun dengan penampilan perlente.

Pelaku diamankan di Jalan Banyuwangi-Jember, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan laporan korban Sur'in (45) dari Dusun Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini berawal pada Senin (8/2) lalu, korban disuruh membeli minyak sebagai sarana untuk menarik uang gaib sebesar Rp 36.800.000 dan telah dibayar tunai sebesar Rp 7.000.000,- serta transfer sebesar Rp. 20.000.000,- selanjutnya pelaku meminta uang kembali sebesar Rp. 9.800.000.

Korban dijanjikan dengan minyak itu bisa menarik uang secara gaib sebesar Rp 45 sampai 55 miliar. Namun kenyataannya korban tidak kunjung mendapatkan uang gaib dimaksud dan akhirnya korban menyadari kalau dirinya tertipu.


“Karena itulah korban kemudian melaporkan kasusnya ke Polres Jembrana dan kami tindak lanjuti dengan melakukan lidik dan berhasil mengamankan pelaku,” terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra kepada Semetonnews, Senin sore (29/2/2016).

‎Pelaku menurut Sudarma Putra berhasil ditangkap berkat penyamaran anggotannya yang berpura-pura minta pertolongan pelaku secara gaib. Dari penangkapan tersebut menurut Sudarma Putra, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti dari tangan pelaku berupa, beberapa minyak diantaranya minyak Anibasana 5 tabung kecil, minyak Jackbaron turki satu tabung kecil dan menyan turki, HP maxtron, satu unit mobil toyota yaris nopol terpasang P 789 VO, kartu ATM, buku rekening BRI.

“Kasusnya masih dalam proses dan pelaku kami jerat denganpasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnnya.

Penulis  : Dewa Darmada
Editor     : Robinson Gamar