Jas Hijau Cara Generasi Muda Bangsa Menjaga dan Menghomati Jasa Ulama Pendiri Republik

Sabtu, 15 April 2017 23:07 Nasional

Bagikan

Jas Hijau Cara Generasi Muda Bangsa Menjaga dan Menghomati Jasa Ulama Pendiri Republik
KH.Abdul Qodir Syam Sambut Peserta Konvoi.
Bondowoso,Semetonnews-
KH.Abdul Qodir Syam Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Cermee Bondowoso yang sekaligus Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bondowoso menyambut baik peserta Konvoi Sepeda Motor warga Nahdliyin Bondowoso.

Peserta konvoi yang terdiri dari warga Nahdliyin Bondowoso tersebut dipimpin langsung H.Ahmad Dhafir  Politisi PKB yang sekaligus Ketua DPRD. Kabupaten Bondowoso tersebut dilakukan dalam rangka rangkaian acara Peringatan Harlah NU yang ke 94 dan aplikasi rasa kesetiannya kepada Nahdlatul Ulama'(NU) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

Dalam penyambutannya KH.Abdul Qodir Syam Pengasuh Ponpes Nurul Falah terhadap peserta konvoi  langsung disambut dengan menggelar pengajian umum .

Menurut KH.Abdul Qodir Syam kegiatan warga Nahdliyin Bondowoso yang bertajuk Jangan Sekali-kali Menghilangkan Jasa Ulama'(Jas Hijau) dilakukan untuk semata-mata mengenang jasa para ulama' dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik  Indonesia dari tangan penjajah.

"Ini bukan untuk menyaingi kegiatan yang sudah ada  diluar warga  Nu,tetapi tentu ini memang perlu ditampakkan bahwa ulama yang menjaga NKRI dan Islam yang rahmatan lil 'alamin," jelas KH Abdul Qodir dalam sambutannya.

Inilah yang menurut KH.Abdul Qodir Syam menjadi penyemangat bagi warga NU dalam mengawal NKRI ke depan.

Sementara itu H.Ahmad Dhafir pimpinan rombongan Konvoi yang sekaligus Ketua DPRD Bondowoso mengatakan, Jas Hijau ini merupakan inisiatif dari diskusi dengan sahabat- sahabat muda warga Nahdlatul Ulama'.

"Jas Hijau berawal dari diskusi  dari keprihatinan kader muda NU .Kita sadar kalau ada upaya untuk melupakan jasa NU. Bahkan ada yang sengaja membenturkan antar ulama,bahkan yang  paling memprihatinkan ulama dibenturkan dengan pemerintah," papar H Ahmad Dhafir .

Ahmat Dhafir Politisi PKB.yang dikenal dekat dengan masyarakat  juga menyampaikan bahwa Ulama ini tidak hanya membimbing rohani ummat,tapi senantiasa ulama juga meyiapkan rumah kita yang bernama NKRI.

"Kita sering dicekoki orang yang membaca teks kemerdekaan dan pancasila. Tapi kita jarang mendengar generasi kita diajarkan siapa yang merumuskan pancasila. Dialah KH Wahid Hasyim, putra KH Hasyim Asy'ari yang tak lain pendiri NU," tutur Dhafir mengakhiri sambutannya.

Pantauan Semetonnews.com ikut serta dalam kegiatan konvoi sepeda motor warga Nahdliyin yang bertajuk Jas Hijau Karna Suswandi Tokoh NU yang juga menjabat Kepala Dinas PUPR.Kabupaten Bondowoso.(ari/SN)