Berkas Lengkap, Kasus Rai Suta Dilimpahkan ke Jaksa Penuntut

Kamis, 20 April 2017 21:08 Hukum & Kriminal

Bagikan

Berkas Lengkap, Kasus Rai Suta Dilimpahkan ke Jaksa Penuntut
Tersangka Gusti Rai Suta (putih) saat hendak dikirim ke LP Kerobokan beberapa waktu lalu untuk menjalani pernahanan (dok/SN)
Denpasar,Semetonnews-Kasus dugaan mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar dengan tersangka Gusti Rai Suta, tidak lama lagi akan naik ke persidangan. 

Ini menyusul sudah dilakukannya pelimpahan tahap II oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) ke Jaksa Penuntut Umum, Kamis (20/4/2017). Anehnya, saat pelimpahan tahap II ini, tersangka Rai Suta yang juga mantan Sekwan DPRD Kota Denpasar itu tidak lagi didampingi pengacara Ketut Rinata dkk. 

Hal ini sempat membuat Ketut Rinata dkk., bertanya-tanya. Kasi  Intel Kejari Denpasar, IGN Kusumaya Diputra yang dikonfirmasi terkait dilakukan pelimpahan tahap II membenarkanya. 

Begitu pula saat ditanya soal tersangka yang sudah tidak didampingi oleh Ketut Rinata dkk. Dikatakannya, saat dilakukan pelimpahan, tersangka malah tidak didampingi pengacara."Kami sempat menanyakan kepada tersangka, apakah menggunakan penasehat hukum, tapi tersangka mengatakan tidak,"kata Kusumasaya. 

Namun, kata Kasi Intel karena tersangka wajib didampingi penasehat hukum, pihaknya lalu menunjuk penasehat hukum."Karena ancaman hukumanya diatas lima tahun, tersangka wajib didampingi pengacara, makanya kami tunjuk pengacara untuk mendampingi tersangka supaya proses tahap II ini lancar,"tegas pejabat asal Tabanan ini. 

Hanya saja, sebelum dilakukan penunjukan penasehat hukum, jaksa sempat meminta tersangka untuk membuat surat penyataan bahwa tersangka tidak lagi menggunakan penasehat hukum yang sebelumnya."Ada surat pernyataannya. Setelah ada surat penyataan itu baru kami tunjuk pengacara."tegas Kasi Intel. 

Sementara proses tahap II sendiri, masih melalui Kasi Intel berjalan lancar. Tahap II dari penyidik diterima oleh Jaksa Dewa Narapti."Tapi siapa saja jaksa yang nanti akan bersidang, belum ditunjuk secara resmi,"pungkasnya.(MG/SN)