Ketut Rinata : Belum Ada Pencabutan Kuasa dari Rai Suta

Kamis, 20 April 2017 21:37 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ketut Rinata : Belum Ada Pencabutan Kuasa dari Rai Suta
Ketut Rinata (dok/SN)
Denpasar,Semetonnews-Pelimpahan tahap II berkas kasus dugaan mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar dengan tersangka mantan Sekwan, Guti Rai Suta sudah dilakukan, Kamis (20/4/2017). 

Namun begitu, tim kuasa hukum yang pernah mendampingi Rai Suta saat diperiksa dipenyidik, Ketut Rinata dkk., mengaku tidak pernah mendapatkan pemberitahuan akan dilakukan pelimpahan tahap II oleh jaksa penyidik ke jaksa penuntut. 

Rinata mengaku mengetahui akan ada pelimpahan tahap II setelah membaca berita disalah satu media."Kami mengetahui (adanya pelimpahan tahap II) setelah membaca koran,"sebut Rinata yang ditemui di PN Denpasar, Kamis (20/4/2017) siang. 

Namun saat diberitahu bahwa Rai Suta sudah didampingi pengacara lain, Rinata terlihat terkejut. Pasalnya, selama dia rekan-rekanya mendampingi Rai Suta, hingga sing tadi belum ada pencabutan kuasa."Sejauh ini belum ada pencabutan kuasa, jadi kami merasa masih kuasa hukum Rai Suta,"sebut Rinata.

Seperti diberitakan, saat dilakukan pelimpahan tahap II oleh jaksa penyidik ke jaksa penuntut, Rai Suta memang sempat tidak didampingi kuasa hukum. Hal ini pun sempat ditanya oleh jaksa penyidik."Kami sempat menanyakan kepada tersangka, apakah menggunakan penasehat hukum, tapi tersangka mengatakan tidak,"kata Kasi Intel Kejari Denpasar, IGN Kusmayasa Diputra.

Namun, masih melalui Kasi Intel karena tersangka wajib didampingi penasehat hukum, pihaknya pun menunjuk penasehat hukum untuk mendampingi Rai Suta."Karena ancaman hukumannya di atas lima tahun, tersangka wajib didampingi pengacara, makanya kami tunjuk pengacara untuk mendampingi tersangka supaya proses tahap II ini lancar,"tegas pejabat asal Tabanan ini. 

Hanya saja, sebelum dilakukan penunjukan penasehat hukum, jaksa sempat meminta tersangka untuk membuat surat pernyataan bahwa tersangka tidak lagi menggunakan penasehat hukum yang sebelumnya."Ada surat pernyataannya. Setelah ada surat penyataan itu baru kami tunjuk pengacara."tegas Kasi Intel.(MG/SN)