Proyek Pelebaran Jalan Senilai 8 M Rusak, Dinas Tutup Mata

Sabtu, 22 April 2017 17:44 Nasional

Bagikan

Proyek Pelebaran Jalan Senilai 8 M Rusak, Dinas Tutup Mata
Proyek Pelebaran Jaral Rusak (MK-SN)
Blimbingsari, Semetonnews - Proyek pelebaran jalan dengan sumber dana DAK dan APBD Kabupaten Banyuwangi, sepanjang Blimbingsari - Bomo, dilanjutkan Bomo - Bagorejo dan Tembok rejo menuju Sumbersewu kondisinya rusak dan memprihatinkan. 

Proyek ini, sejatinya dikerjakan pada bulan Mei 2016, namun baru dilakukan pelaksanaan pekerjaan pada Juli 2016, menurut sumber molornya waktu pelaksanaan pekerjaan, karena belum mendapat persetujuan.

Proyek ini dikerjakan oleh PT. Bentang Alam Nusantara, milik M Rochman Akbar,ST sesuai dengan nomor dan tanggal kontrak : 600/7948.16.059/429.105/BM/2016.

Dari hasil investigasi Semetonnews di lapangan, nama item proyek ini adalah Lapis pondasi Agregat dengan Cement Treated Base. Di jalan hotmix sepanjang 6 km ini, kondisinya telah bergelombang, meleleh dan mengelupas, diduga kurangnya pemadatan pasir batu hingga kondisi ini terjadi. Kualitas Cement Treated Base yang menjadi lapisan kedua pun minim campuran.

Dalam prosesnya Aspal mengelupas, setelah pekerjaan CTB, disebabkan penyemprotan udara yang bertujuan untuk membersihkan debu yang tidak maksimal juga berpengaruh, sementara faktor lain akibat cuaca,  jika pengerjaan dalam situasi hamparan basah juga membuat aspal terkelupas. Fakta terungkap dari gumpalan aspal yang terlepas menyerap kandungan air. Disisi lain, lapis perekat aspal tidak mampu mengikat ac-wc (hotmix). 

Sesuai spek ketebalan ac-wc 4 cm, namun kenyataannya di lapangan AC-W (Hotmix) hanya 2 cm. 

Proyek ini menelan anggaran 8,5 Milyar, yang berasal  dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga,Cipta Karya dan Tata Ruang.

Warga di Desa Patoman, Rogojampi yang di wawancara oleh Semetonnews mengaku cukup kecewa. Nian menceritakan bahwa perbaikan baru saja dilakukan enam bulan lalu,“ kurang lebih setengah tahunlah, kecewa kadang kendaraan disini jeglong,”urainya. 

Padahal proyek yang menghubungkan jalan lintas Blimbingsari - Bomo, Bomo - Bagorejo dan Tembokrejo - Sumbersewu cukup terbilang baru selesai di kerjakan bulan September 2016. Sedangkan jika dihitung hingga bukan April 2017, baru enam bulan. (TIM Investigasi-SN)