Divonis Lima Tahun Penjara Ahok Langsung Terima

Rabu, 10 Mei 2017 18:31 Hukum & Kriminal

Bagikan

Divonis Lima Tahun Penjara Ahok Langsung Terima
Terdakwa Ahok (kanan) saat berkonsultasi dengan kuasa hukumnya usai divonis lima tahun penjara.(MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Seorang pria bernama Sun Heng alias Ahok yang berprofesi sebagai guide, akhirnya masih bisa tersenyum. Pasalnya pada sidang, Rabu (10/5/2017)  majelis hakim PN Denpasar pimpinan Erwin Djong, menjatuhkan vonis lebih rendah setahun dibanding tuntutan jaksa. 

Diketahui, pada sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Ketut Sujaya menuntutnya dengan pidana penjara selama enam tahun. Dalam amar putusanya, majelis hakim sependapat dengan tuntutan JPU yang menyatakan terdakwa Ahok terbukti bersalah tanpa hak menyimpan, memiliki, menguasai dan menyediakan narkotika. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan dincam pidana pada Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Namun setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan, akhirnya majelis hakim menjatuhkan vonis lima tahun penjara."Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman 5 tahun penjara,"sebut hakim Erwin Djong dalam amar putusanya.

Atas putusnya itu, terdakwa Ahok yang didapingi pengacara Beny Hariyono menyatakan menerima putusan tersebut."Kami menerima putusan ini dan menyatakan tidak mengajukan banding,"kata pengacara muda itu. Seperti diberitakan sebelumnya, Sun Heng Alias Ahok ditangkap polisi, Rabu 14 Desember 2015 lalu di depan Selokan di Jalan Pulau Batanta. 

Dari penangkapan Ahok, petugas kepolisian berhasil mengamankan 1,64 gram sabu-sabu. Dalam dakwaan dipaparkan pula, sebelum ditangkap, Ahok pada hari Rabu, (14/12)  terlebih dahulu memesan sabu-sabu kepada seseorang yang disebut Jro."Terdakwa Ahok membeli seharga Rp 2 juta,"sebut Jaksa Sujaya dalam dakwaannya. 

Setelah mengirim uang, pria yang disebut bernama Jro itu di hari yang sama menghubungi terdakwa Ahok untuk mengambil barang yang dipesan yang diletakkan di bawah tiang plang Centralife persis di depan Salon Sinta di Jalan Pulau Batanta. 

"Saat terdakwa mengambil barang pesananya itu, terdakwa langsung ditangkap oleh petugas kepolisian dari Polda Bali,"kata Jaksa Sujaya. Dari tangan Ahok, petugas berhasil mengamankan satu buah tisu yang didalamnya berisikan dua buah plastik  yang didalamnya berisi kristal bening sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,98 gram.(MG/SN)