Kejari Ngotot Tahan Lengkong di Lapas Kerobokan

Selasa, 23 Mei 2017 21:52 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kejari Ngotot Tahan Lengkong di Lapas Kerobokan
Erna Normawati Widodo Putri (MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Kaburnya I Wayan Murdana alias Lengkong dari sel tahana BNNP Bali, Selasa (16/5/2017) lalu cukup membuat jajaran Kejari Denpasar kerepotan. Seolah tak mau kecolongan lagi, Kejari pun ngotot mengirim pecatan polisi itu ke Lapas Kerobokan usai divonis nanti.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri kepada wartawan, Selasa (22/5/2015) di Denpasar. "Setelah vonis langsung kami eksekusi dan bawa ke Lapas Kerobokan,"ujarnya. 

Sementara terkait permohonan Lengkong yang disampaikan kuasa hukumnya, Benny Hariyono pada saat sidang, Senin (22/5/2017) lalu agar terdakwa ditahan di LP Tabanan, Kejari Erna enggan menanggapi."Kita tetap di LP Kerobokan, jadi begitu vonis akan langsung kita bawa ke LP Kerobokan karena sudah sesuai dengan wilayahnya,"sebutnya.

Pun saat ditanya jika nantinya permohonan untuk tidak ditahan di LP Kerobokan dikabulkan majelis hakim, Erna tetap menjawab Kejari Denpasar tetap mengirim Lengkong ke LP Kerobkan."Nanti setelah di LP Kerobokan mau dipindahkan kemana itu terserah, yang jelas kami tetap membawanya ke LP Kerobokan,"tegas mantan Aspidsus Kejati Bali ini. 

Dikatakan pula, Lengkong dititipkan di BNNP Bali karena  alasan obyektif dan subyektif. "Karena dua alasan ini (obyektif dan subyektif) makanya kami titipkan di BBNP,"pungkas Erna tanpa menyebut apa yang dimaksud alasan subyektif dan obyektif tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sidang, Senin (21/5/2017) lalu, I Wayan Murdana alias Lengkong melalui kuasa hukumnya memohon kepada majelis hakim untuk tidak memenjarakanya di LP Kerobakan."Ini demi keselamatan terdakwa karena terdakwa sudah mendapat ancama dari dalam LP Kerobokan,"sebut Benny Hariyono.(MG/SN)