Jose Ortis, Tahanan Kasus Pembobolan ATM Ditangkap di Pekanbaru

Rabu, 24 Mei 2017 18:22 Hukum & Kriminal

Bagikan

Jose Ortis, Tahanan Kasus Pembobolan ATM Ditangkap di Pekanbaru
Jose William Salazar Ortis, akhirnya tertangkap di Pekanbaru
Denpasar,Semetonnews-Pelarian terdakwa kasus pembobolan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) Jose William Salazar Ortis berakhir sudah, Rabu (24/5/2017). Tim gabungan Densus 88, Polresta Denpasar serta aparat lainya berhasil membekuk warga negara Peru itu saat bersembunyi di Kamar 218 Hotel Dharma Utama, Pekanbaru, Riau, sekitar pukul 12.00 WIB. 

Terkait penangkapan ini dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo."Jose Ortis sudah kami tanggakap di Pekanbaru,"sebut Erna dihadapan wartan di Kantor Kejari Denpasar, Rabu (23/5/217). 

Sementara Kasipidum Kejari Denpasar, Ketut Maha Agung yang juga ditemui di Kejari Denpasar mengatakan, saat ini Jose Ortis masih berada di Pekanbaru."Besok, Kamis (24/5/2017) baru dibawa ke sini (Bali),"sebut pejabat asal Buleleng itu. 

Seperti diketahui Jose William Salazar Ortis kabur dari sel tahanan PN Denpasar, Selasa (16/5/2017) lalu setelah menjebol tralis kamar mandi. Akibat dari kaburnya Jose Ortis sejumlah peridangan di PN Denpasar mengalami pernundaan. 

Diketahui pula, Jose Ortis bersama dua rekanya , Roberto Castro de La Cuba dan Frangkho Pizaro Solano sudah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nyoman Bela Putra Admaja masing-masing dengan pidana penjara salam 7 dan 5 tahun. 

"Untuk Jose Ortis kami tuntut 7 tahun karena melarikan diri,"ungkap Nyoman Bela usai sidang. Jaksa Nyoman Bela dalam amar tuntutanya menyatakan ketiga terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5.(MG/SN)