Kajari Erna Isyaratkan Hentikan Penyidikan Kasus Perdin DPRD Denpasar

Jumat, 26 Mei 2017 10:13 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kajari Erna Isyaratkan Hentikan Penyidikan Kasus Perdin DPRD Denpasar
Kajari Erna Normawati Widodo Putri (dok)
Denpasar,Semeyonnews-Sinyal bakal dihentikanya penyidikan kasus korupsi mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Denpasar makin kuat. Ini lantaran hingga berita ini ditulis, Sinyal bakal adanya tersangka baru semakin meredup. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri saat ditanya wartawan terkait kemungkinan adanya tersangka baru hanya menjawab masih melihat perkembangan yang terjadi dalam persidangan dengan terdakwa mantan Sekwan DPRD Denpasar, I Gusti Rai Sutha."Kita lihat nanti perekembangan yang terjadi dalam persidangan,"jawab Erna singkat. 

Dikatekan pula, dalam kasus ini pihaknya sudah menetapkan PA (Pengguna Anggran) dan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) sebagai pihak yang bertanggungjawab. Selain itu kerugian negara sudah dikembalikan."Uang negara sudah dikembalikan utuh yaitu senilai Rp 2,292 miliar. Jadi nantilah lihat perkembangan,"sebut mantan Aspidsus Kejati Bali itu. 

Saat disinggung terkait pengembalian kerugian negara, dimana dikatahui yang mengembalikan kerugian negara bukan kedua orang tersebut (Rai Sutha dan Made Patra), Erna tetap ngotot bahwa intinya sudah ada pengembalian negara.

"Bagaimana pun juga, sudah ada pengembalian kerugian negara. Kita tetap menggunakan restorative justice ya. Jadi ketika keuangan negara sudah dikembalikan secara penuh. Kita akan memberi tuntutan yang ringan,"katanya. Saat terus disedak bahwa yang mengembalikan kerugian negara bukan Rai Sutha maupun Patra, Erna malah menjawab tidak tahu."Saya tidak tahu, yang jelas uang negara sudah dikembalikan,"pungkasnya.(MG/SN)