Demo Tolak Reklamasi tetap di gelar, Sayangnya ga boleh Orasi

Minggu, 20 Maret 2016 15:47 Peristiwa

Bagikan

Demo Tolak Reklamasi tetap di gelar, Sayangnya ga boleh Orasi
(Long March Warga Desa Adat Tolak Reklamasi / Photo Eska )
Tuban, Semetonnews- Demo Tolak Reklamasi akhirnya jadi di gelar, setelah negosiasi alot. Namun sayang kurang greget karena dilakukan tanpa Orasi.

Aksi Tolak Reklamasi ini sempat mundur dari jadwal semestinya, pasalnya beragam intimidasi dan negoisasi panjang sengaja dilakukan agar aksi ini batalkan, namun tekad warga adat tak surut, aksi tetap berlanjut dan baru bisa berjalan setelah ada negoisasi alot antara Polisi dan Massa Aksi.

Ribuan Massa dari  27 Desa adat dan organisasi massa, Forbali, Forbanusa, Baladika Bali,serta organ lainnya  turun ke jalan, hal ini sebagai komitmen dari apa yang di sepakati sebagai Pasubayan. Tujuannya hanya satu Batalkan Perpres 51 Tahun 2014.

Long March dilakukan dari depan wantilan Desa Adat Kelan menuju Bundaran Dewa Ruci, aksi diikuti warga dari orang dewasa hingga anak anak, selain itu warga yang turut aksi ini pun datang dengan berbagai macam atribut, selain itu juga kreatifitas ogoh ogoh tolak reklamasi, serta sejumlah baliho penolakan dari masing masing desa adat di luar Denpasar, dan Badung.

Tak hanya warga Bali namun Aksi kali ini juga menarik minat warga Jakarta, aktivis Lingkungan yang juga Cucu Dari Mantan Presiden  BJ Habibie , Melanie Subono turut berikan dukungan, "Ini aku baru datang dari Jakarta langsung ikutan aksi ini, " ucapnya.

Aksi Damai ini tidak di warnai aksi Anarkis, Polisi pun juga membubarkan peserta yang berasal dari luar Kota agar tidak berlama lama karena memacetkan jalan.

Penulis: Eska
Editor : Paksi Jalantaka