Divonis 10 Tahun Penjara, Lengkong Langsung Ajukan Banding

Selasa, 30 Mei 2017 14:31 Hukum & Kriminal

Bagikan

Divonis 10 Tahun Penjara, Lengkong Langsung Ajukan Banding
Terdakwa I Wayan Murdana alias Lengkong akhirnya divonis 10 tahun penjara (MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Setelah molor 4 jam dari jadawal yang sudah ditentukan sebelumnya, terdakwa I Wayan Murdana alias Lengkong akhirnya menjalani persidangan dengan agenda vonis dari majelis hakim, Selasa (30/5/2017). Majelis Hakim pimpinan Sutrino menjatuhkan vonis terhadap pecatan Polisi itu dengan pidana penjara selama 10 tahun.  

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Peggy Ellen Bawengan yang menyatakan terdakwa Lengkong terbukti bersalah tanpa hak menjadi perantara jual beli narkoba. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.
 
"Menghukum terdakwa I Wayan Murdana alias Lengkong dengan pidana penjara selama 10 tahun,"sebut Hakim Sutrisno dalam amar putusnya. Dalam putusnya, majelis hakim hanya menaikan pidana denda yang dari Jaksa dari Rp 800 juta menjadi Rp 1 miliar. "Apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 6 bulan,"kata Hakim dalam amar putusnya. 

Sementara terkait penahanan yang dimohonkan terdakwa melalui kuasa hukumnya Benny Hariyono belum dijawab secara pasti dalam putusan itu. Mejelis hakim hanya menyatakan terdakwa Lengkong tetap berada dalam tahanan Rutan, tanpa menyebut Rutan mana yang dimaksud."Kalau merujuk pada penetapan perpanjangan penahanan terdakwa, maka Rutan yang dimaksud majelis adalah Rutan di BNNP Bali,"sebut Benny yang ditemui usai sidang. 

Dalam amar putusnya majelis hakim sama sekali tidak menyinggung soal kaburnya terdakwa dari sel tahanan BNNP, Selasa (16/5/2017) lalu. Majelis hakim dalam pertimbangan yang memberatkan  hanya menyebut perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah, dan perbuatan terdakwa dapat merusak generasi muda. 

Atas putusnya itu, terdakwa Lengkong melalui Benny Hariyono menyatakan mengajukan upaya hukum banding."Kami mengajukan banding yang mulia,"ujar Banny di muka sidang. Sedangkan JPU Peggy Ellen Bawengan yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun, denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara menyatakan pikir-pikir.(MG/SM)