Polisi Tetapkan Sarah Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang

Kamis, 01 Juni 2017 23:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Polisi Tetapkan Sarah Masuk Dalam Daftar Pencarian Orang
Ilustrasi-google
Denpasar,Semetonnews-Kasus dugaan pemalsuan yang menyeret oknum Notaris bernama Eunika Wahyu Praseyanti sebagai terdakwa, ternyata masih menyisahkan satu orang lagi sebagai tersangka. Dia adalah Oktaviana Sarah Tangduli. Namun sayang, hingga berita ini dibuat, penyidik Polda Bali belum juga melimpahkan berkas perkara dan juga tersangka Sarah. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raka Arimbawa membenarkan bila hingga saat ini, Penyidik belum melimpihkan berkas acara pemeriksaan (BAP) dan juga tersangka Sarah."Berkas untuk tersangka Sarah sudah kami nyatakan P21 (lengkap). Belum dilakukan pelimpahan,"sebut Raka Arimbawa yang ditemui belum lama ini di PN Denpasar.

Tak hanya itu, Raka Arimbawa juga mengatakan pihaknya sudah mengirimkan P21 A kepada penyidik. "P21 A sudah lama kami kirim, tapi belum juga ada jawaban,"imbuh Jaksa Kejati Bali itu.  Dikatakan pula, Polisi belum bisa menemukan Sarah karena keberadaannya belum diketahui. Dengan demikian kata Raka Arimbawa, Polisi memasukan Sarah dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Sarah saat ini sudah dinyatakan DPO. Makanya berkas belum bisa dilimpahkan karena keberadaan Sarah tidak diketahui,"pungkasnya. Sementara itu, sebagaimana tertuang dalam dakwaan jaksa untuk terdakwa Eunika Wahyu Praseyanti, dalam kasus Ini Sarah adalah orang yang meminta terdakwa untuk mengganti akta jual beli nomor : 55/2010 tanggal 11 Agustus 2010 atas nama Fike Stania menjadi atas namanya. 

Alasnya karena uang yang digunakan untuk membeli tanah adalah dari Jhon Duglas, mantan suami Fika yang saat ini menjadi suaminya."Awalnya terdakwa menolak, tapi karena terus didesak, terdakwa kemudian mengganti nama akta jual beli tersebut dengan mesin ketik,"ujar jaksa sebagaimana tertuang dalam dakwaan.(MG/SN)