Jose Ortis dkk., Batal Ajukan Banding

Selasa, 06 Juni 2017 01:10 Hukum & Kriminal

Bagikan

Jose Ortis dkk., Batal Ajukan Banding
Jose Ortis (kiri) dan Frankho Solano saat mendengarkan vonis hakim (Dok)
Denpasar,Semetonnews-Tiga WN Peru yang menjadi terdakwa kasus pembobolan ATM (Ajungan Tunai Mandiri) yaitu, Jose William Salazar Ortis, Roberto Castro de La Cuba dan Frankho Solano akhirnya batal mengajukan upaya hukum banding. 

Seperti diketahui, Jose Ortis dan Frankho Solano (Roberto Castro tidak hadir sidang), usai mendengarkan vonis dari majelis hakim pimpinan Ekstar Oktavi, melalui kuasa hukumnya, Benny Hariyono dan M Husein, menyatakan banding atas putusan 6 tahun dan 4 tahun penjara. 

Namun, dengan alasan yang belum diketahui, terdakwa batal mengajukan upaya hukum banding."Para terdakwa mencabut pernyataan banding,"ungkap M. Husein, salah satu kuasa hukum para terdakwa. Seperti diberitakan, ketiga terdakwa sebelumnya divonis masing-masing 6 tahun untuk Jose Ortis dan 4 tahun untuk dua terdakwa lainya. 

Dalam amar putunya, Hakim menyebut hukuman untuk Jose Ortis lebih tinggi karena Jose Ortis dianggap mempersulit jalanya persidangan karena sempat kabur dari sel tahanan di PN Denpasar, Selasa (16/5/2017) silam.

Sebegaimana terungkap dalam fakta persidangan, ketiga terdakwa ditangkap polis pada bulan November 2016 silam di Toko Indomaret Jln. Takuban Perahu. Ditempat ini, para terdakwa berjasil membobol mesin ATM dengan menggunakan mesin Las. Para terdakwa berhasil menggasak uang sebanyak Rp 117.550.000. (MG/SN)