Dituntut 10 Tahun Penjara, Wanita Ini Menangis di Ruang Sidang

Senin, 12 Juni 2017 20:38 Hukum & Kriminal

Bagikan

Dituntut 10 Tahun Penjara, Wanita Ini  Menangis di Ruang Sidang
Dengan tangan terbogol terdakwa terus menangis saat dibawa kembali ke sel tahanan PN Denpasar (MG/SN)
Denpasar,Semetonnews-Ardiatul Husni (25), wanita asal, Terentem Kabar, Lombok Timur (Lotim)  menangis  saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Wayan Wetri menuntutnya 10 tahun penjara pada sidang, Senin (12/6/2017). 

Dalam amar tuntutanya yang dibacakan dihadapan majelis hakim Erwin Djong, Jaksa dari Kejati Bali itu menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara tanpa hak memiliki Narkotika golongan I bukan tanaman. Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

 "Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun,"sebut Jaksa Wetri. Selain menuntut hukuman penjara, jaksa juga menuntut terdakwa yang bekerja disalah satu Mall besar  di Denpasar itu untuk membayar denda Rp 800 juta."Bila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 6 bulan,"tukas Jaksa. 

Usai mendengarkan tuntutan, terdakwa yang didampingi pengacara Benny Hariyono langsung menagis. Bahkan tangisan terdakwa belum juga berhenti meski sudah kembali ke ruang tahanan."Kami mengajukan pembelaan yang mulia,"kata Benny dimuka sidang.

Dalam surat tuntuntanya jaksa juga memaparkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Terdakwa ditangkap polisi pada tanggal 5 Februari 2017 sekitar pukul 03.03 Wita di kamar kosnya, di Jln. Kerta Dalam IV No. 8. Sebelum ditangkap, terdakwa sebelumnya dihubungi oleh pacarnya yang ada dalam LP  Kerobokan. 

"Pria yang menelpon terdakwa mengatakan nanti ada paket yang ditaruh depan kamar kos terdakwa,"sebut jaksa dalam surat tuntutanya. Paket itu nantinya akan diambil oleh orang lain yang bernama David. Setelah menunggu lama David tak juga datang. Malah petugas dari Polda Bali yang datang dan melakukan pengeledahan di kamar kost terdakwa.

Saat digeldah, polisi menemukan 1 buah plastik klip yang didalamnya berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat 4,75 gram. Terdakwa bersama barang bukti langsung diamankan ke Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut. (MG/SN)