Sobeks Kecam Tindakan Intoleran Pelarangan Warga Gunakan Kaos ForBali

Minggu, 18 Juni 2017 11:12 Politik

Bagikan

Sobeks Kecam Tindakan Intoleran Pelarangan Warga Gunakan Kaos ForBali
Pengusiran Warga Dalam Event Gianyar Youth Festival
Denpasar, Semetonnews - Tindakan pengekangan kebebasan berekspresi kembali terjadi, dua aktifis ForBali dilarang memasuki area Gianyar Youth Festival, Sabtu (16/06/2017).

Atas kejadian ini reaksi netizen ForBali di media sosial cukup tajam, dari akun Wayan Gendo Suardana, Koordinator ForBali, memberikan seruan atas insiden yang telah berulang ulang ini.

Kawan2 BTR, terhadap insiden pelarangan kaos BTR kemarin di Gianyar Youth Festival, ada sebaiknya beberapa hal yang dipahami dan digaris bawahi.

1) Bahwa atas adanya pelarangan kaos pemakaian kaos BTR, protes keras saya tujukan  penguasa dalam hal ini kepada aparat negara yang tidak melindung HAM khususnya hak atas kebebasan berekspresi apalagi  pelarangan kaos BTR dilakukan tanpa dasar hukum.

2. Protes keras Kami, TIDAK ditujukan kepada tim outsourshing keamanan acara, dalam hal ini;  TIM BEST yang secara profesional bekerja sesuai tupoksinya.

3. Protes keras Kami, juga TIDAK ditujukan kepada panitia acara karena dugaan kami, panitia juga mengalami situasi tertekan, mengingat selama ini yg agresif bergerak dalam pelarangan kaos BTR bukanlah masyarakat sipil tapi aparat  (contoh: PKB 2016, kasus semarapura festival, dll). 

Protes Keras kami sebagaimana point 1 diatas, dengan alasan:

A. Pasca kejadian di Klungkung, aparat bertindak langsung merampas atribut, sehingga dapat diduga bahwa panitia ditaruh di depan dan aparat turut terlibat melakukan pelarangan, padahal dalam konteks kewajiban HAM, aparat seharusnya memberi perlindungan.

B) Pelarangan tidak dilakukan sedari awal. Tidak mencantumkan sedari awal dalam poster-posternya guna memberikan informasi yang cukup terkait pelarangan penggunaan kaos BTR. Dalam beberapa informasi malah melakukannya di lokasi secara seketika, dengan menyuruh membalik kaos, atau membeli kaos baru atau malah mengusir peserta keluar lokasi untuk ganti baju BTR dengan baju lain.

Tindakan ini bukan hanya mengekang kebebasan berekspresi tetapi juga merendahkan kemanusiaan. 

C . Tindakan sebagaimana kami jelaskan di atas,  kami dapatkan informasi (dalam berbagai bentuk) dari para warga yg mengalami tindakan pelarangan tersebut.  Hal ini dapat pula Kami duga sebagai upaya adu domba warga.

Demikian penjelasan ini terkait tindakan Kami melakukan protes atas pelarangan kaos BTR.

Untuk masyarakat dan kawan-kawan semua. Jangan terpengaruh dengan situasi sulit ini. Jika mau menggunakan kaos BTR seperti biasa, gunakan saja. Kaos ini bukan kaos yg melanggar hukum.  

Namun jika ada insiden-insiden seperti kemarin, agar diselesaikan dengan baik, dengan terbuka dan damai. Tetap bermusyawarah dan mengedepankan dialog. 

Terimakasih.

Sementara itu, dari pihak panitia Gianyar Youth Festival, juga memberikan klarifikasi atas insiden ini.

Akun Facebook Dek Van yang kali pertama mengunggah insiden ini saat dilokasi pun menyayangkan aksi intolerans," Sungguh saya kasian dengan pihak panitia yang sudah bersusah payah untuk membuat acara gagah ini. Acara paling gagah di GIANYAR yang berlangsung baru 1 hari dan ditutup begitu saja."

Tetep semangat panitia @gianyaryouthfest kalian sudah bekerja semaksimal mungkin. Semoga tahun depan bisa terlaksana lebih keren lagi.

Respon kepada aparat juga ditulis oleh akun #Repost @jrxsid
・・・
Pak, daripada melarang-orang orang berekspresi dengan memakai kaos BTR, hingga rentan memicu adu domba antara warga dan petugas keamanan, mending kita main fair yuk? Bapak pernah ga mikir perasaan para sekuriti yang bapak tugasi melarang orang memakai kaos BTR? Bapak pikir itu semua sekuriti anti BTR? Pernah? Maka dari itu mending kita main fair aja yuk?

Silakan bapak bikin kaos pro reklamasi TB dan sebarkan sebanyak-banyaknya. Suruh semua kacung mu memakainya di berbagai acara-acara gaul. Sebarkan ke banjar-banjar, pelosok-pelosok. Lawan kaos dengan kaos! Jangan adu domba warga, itu cara yang sangat licik, ngerti ci pak?

Biarkan warga yang memilih. Anda jangan memaksakan kehendak demi agenda politik pro kapital atasan-atasanmu. Efeknya nanti hanyalah perang saudara. Berani gak main fair? 
Repost from @gianyaryouthfest.

Sementara Panitia Gianyar Youth Fest m 2017 memohon maaf sebesar besarnya atas di tutupnya kegiatan event perdana gianyar youth fest 2017 untuk hari kedua dan ketiga. Hal ini dikarenakan ijin kegiatan DICABUT dengan ALASAN faktor keamanan, ketertiban dan hal lain yg diluar prediksi dari panitia

Kami juga mohon maaf kepada seluruh pihak yg merasa dirugikan atas hal ini

Untuk informasi pengembalian tiket presale kami akan segera umumkan secepatnya

Sekali lagi kami dari pihak panitia memohon maaf yang sebesar besarnya dan terimakasih atas segala dukungannya selama ini.

#gyf17

I Nyoman Mardika , Koordinator Solidaritas Kebebasan Berekspresi (Sobeks) Bali mengecam tindakan intolerans aparat, dalam pernyataannya. 

"Tindakan aparat seme-mena terhadap kawan2 ForBALI Gianyar. Penggunaan baju Bali Tolak Reklamasi dalam acara Gianyar Youth Festival tidak ada aturan yang melarang." ujarnya.Minggu (17/06).

Menurut Mardika, alasan keamanan tidak masuk akal."Alasan aparat demi keamanan bagi pengguna baju BTR, adalah alasan yg mengada-ada. Justru gerakan Bali Tolak Reklamasi bertujuan mengamankan Bali dari kerakusan investor yg ingin merusak lingkungan dan tatanan sosial budaya masyarakat Bali."

Sobeks Bali yang sebelumnya sempat mengawal Kasus Intoleransi yang menimbulkan kesewenang wenangan penguasa, menilai bahwa aparat perlu lebuh fair dalam menjalankan titipan investor.

"Intimidasi yg dilakukan aparat keamanan terhadap aktivis ForBALI tdk akan pernah menyurutkan perjuangan rakyat Bali terhadap investor rakus yg akan mereklamasi teluk benoa. Kami selaku koordinator Sobeks mengecam aksi aparat, ForBali tetap dalam satu komando satu perlawanan. Tolak Reklamasi Teluk Benoa,"kata Mardika.(WN-SN)